Dwi Yanti, Perempuan Pertama Jabat Sekda Singkawang, Siap Jalankan Tugas

Dwi Yanti, Perempuan Pertama Jabat Sekda Singkawang, Siap Jalankan Tugas

Pengangkatan Sekda Kota Singkawang dan Strategi Penyerapan Anggaran

Pada Jumat, 12 Desember 2025, Dwi Yanti secara resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang. Pelantikan ini dilakukan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, yang menunjukkan kepercayaan penuh terhadap kapasitas dan kompetensi yang dimiliki oleh Dwi Yanti. Setelah pelantikan, ia menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugasnya sebagai Sekda dengan penuh tanggung jawab.

"Yang jelas saya tentu bersedia, maksudnya tentu saya akan melakukan yang terbaik untuk kota Singkawang," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Yanti juga menyampaikan bahwa ia telah mencatat seluruh arahan dari Wali Kota Singkawang. Selain itu, ia juga telah menyiapkan langkah-langkah kerja yang akan segera diterapkan.

"Sebelumnya, saya sudah mencatat semua arahan dari Wali Kota. Langkah-langkah kerja juga sudah saya persiapkan," katanya.

Selain fokus pada penyerapan anggaran, Dwi Yanti juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat. Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah pengurangan transfer daerah yang diatur oleh Kementerian Keuangan.

Kebijakan ini berdampak langsung terhadap Kota Singkawang serta kota-kota lainnya di Indonesia. Untuk menghadapi hal ini, strategi yang diambil adalah mempercepat proses penyerapan anggaran, terutama pada triwulan I hingga triwulan II.

"Penyerapan anggaran kita cenderung lambat, dan kelambatan itu terjadi karena berbagai faktor. Oleh karena itu, kami akan mempercepat prosesnya," jelas Dwi Yanti.

Ia menambahkan bahwa permasalahan-permasalahan yang sering muncul di awal tahun akan segera diselesaikan agar penyerapan anggaran dapat berjalan lebih cepat.

"Permasalahan-permasalahan yang biasanya muncul di awal tahun akan segera kami selesaikan, sehingga proses penyerapan anggaran dapat berjalan lebih cepat pada triwulan I dan triwulan II," tambahnya.

Dengan adanya rencana tersebut, diharapkan penyerapan anggaran bisa mencapai target yang lebih tinggi. Saat ini, penyerapan anggaran sudah mencapai sekitar 90-an persen, meskipun masih ada beberapa kendala yang perlu diperhatikan.

"Kalau total saya pikir sudah cukup banyak, mungkin kurang lebih 90-an lebih persen karena waktu di Desember sudah hampir selesai," ungkapnya.

Strategi yang diambil oleh Dwi Yanti tidak hanya bertujuan untuk mempercepat penyerapan anggaran, tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal ini menjadi penting mengingat adanya kebijakan pengurangan transfer daerah yang akan berlaku pada tahun 2026.

Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, diharapkan Kota Singkawang dapat tetap menjaga kinerja pemerintahan yang baik, meskipun menghadapi tantangan finansial.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan