Elon Musk Siap Produksi Massal Chip Otak Neuralink

Pengumuman Terbaru dari Neuralink

Neuralink, perusahaan teknologi antarmuka otak-komputer (BCI) yang didirikan oleh Elon Musk, telah mengumumkan rencana produksi massal chip otak pada tahun 2026. Rencana ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan akses dan efisiensi dalam penggunaan teknologi BCI. Dengan target lebih dari 1.000 pasien, Neuralink berupaya memperluas cakupan layanan mereka, khususnya bagi individu dengan gangguan saraf.

Fokus pada Pasien Gangguan Saraf

Teknologi BCI yang dikembangkan oleh Neuralink dirancang untuk membantu pasien dengan kondisi seperti lumpuh, Parkinson, dan gangguan penglihatan. Chip yang dipasang ke dalam otak manusia mampu merekam aktivitas neuron dan menerjemahkannya menjadi perintah digital. Hal ini memberi pasien kemampuan untuk berinteraksi dengan perangkat digital secara mandiri, meskipun sebelumnya terbatasi oleh kondisi fisik mereka.

Sejauh ini, Neuralink telah melakukan uji coba pada beberapa pasien. Pada September 2025, sudah ada 12 orang di seluruh dunia yang menerima implan chip otak dan menggunakan teknologi tersebut secara aktif. Salah satu pasien pertama adalah Noland Arbaugh, seorang pria berusia 30 tahun yang mengalami kelumpuhan total. Ia mengungkapkan bahwa implan Neuralink membantunya mendapatkan kembali rasa kemandirian dan kontrol atas hidupnya.

Proses Operasi yang Lebih Otomatis

Selain produksi massal, Musk juga menyebutkan bahwa proses operasi pemasangan chip akan semakin otomatis. Pada tahun 2026, prosedur bedah akan dilakukan tanpa perlu membuka dura, yaitu selaput luar yang melindungi otak dan tulang belakang. Menurut Musk, benang-benang perangkat akan menembus dura tanpa perlu mengangkatnya, yang merupakan pencapaian besar dalam teknologi medis.

Proses penanaman chip juga akan melibatkan sistem otomatis yang hampir sepenuhnya dikelola oleh mesin dan robotik. Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada ahli bedah manusia. Saat ini, pemasangan chip masih membutuhkan bantuan ahli bedah dan perangkat robotik khusus, tetapi rencana ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan teknologi BCI.

Strategi Produksi dan Rekrutan Besar-Besaran

Untuk mencapai target produksi massal, Neuralink pada November 2024 melakukan perekrutan besar-besaran. Perusahaan mencari teknisi manufaktur dan spesialis mikrofabrikasi untuk memastikan kapasitas produksi yang cukup. Langkah ini menunjukkan komitmen Neuralink untuk mempercepat pengembangan dan distribusi teknologi BCI.

Teknologi BCI dan Potensi Masa Depan

Chip Neuralink sendiri memiliki ukuran sekecil koin dan dilengkapi dengan 1.024 elektroda. Perangkat ini dirancang untuk merekam sinyal listrik dari neuron otak dan menerjemahkannya menjadi perintah digital. Meskipun tidak bekerja sebagai "otak buatan", teknologi ini memiliki potensi besar dalam membantu pasien dengan gangguan neurologis.

Dengan perkembangan teknologi BCI, Neuralink berharap dapat memberikan solusi inovatif untuk masalah kesehatan yang kompleks. Mereka juga berupaya meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam penggunaan teknologi ini, sehingga lebih banyak orang dapat merasakan manfaatnya.

Tantangan dan Harapan

Meskipun Neuralink menunjukkan kemajuan yang signifikan, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Termasuk dalam hal regulasi medis, keamanan, dan kepercayaan publik. Namun, dengan komitmen Musk dan timnya, Neuralink berpotensi menjadi salah satu inovasi terbesar dalam bidang teknologi kesehatan abad ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan