
PR Garut –
Barcelona kembali menegaskan dominasinya sebagai tim terkuat di Catalonia. Dalam laga Derbi Catalan yang penuh ketegangan, Blaugrana, julukan Barcelona, berhasil mengalahkan Espanyol dengan skor 2-0 dan memperkuat posisinya di puncak klasemen La Liga 2025-2026, Minggu dini hari WIB (4/1/2026).
Kemenangan ini tidak datang mudah. Sepanjang pertandingan, Barcelona yang dilatih Hansi Flick kesulitan menghadapi pertahanan rapat Espanyol yang sangat disiplin dalam menjaga wilayah sendiri. Berbagai serangan yang dibangun oleh Barcelona gagal membuahkan gol. Stadion sempat terasa tegang, seakan derbi ini akan berakhir tanpa pemenang.
Namun, situasi berubah drastis di sepuluh menit terakhir. Saat tekanan semakin tinggi, Flick membuat keputusan penting dengan memasukkan Fermin Lopez dari bangku cadangan. Gelandang muda itu langsung menjadi penentu permainan.
Menit ke-86 menjadi titik balik. Fermin Lopez menunjukkan ketenangan luar biasa dengan memberikan umpan matang kepada Dani Olmo, yang juga baru masuk sebagai pemain pengganti. Olmo membalas kepercayaan itu dengan tendangan melengkung indah yang mengarah ke pojok atas gawang Espanyol, memecah kebuntuan yang telah lama menghantui Barcelona.
Espanyol belum sempat bangkit dari keterkejutan ketika Barcelona kembali memberi tekanan. Empat menit kemudian, Fermin Lopez kembali tampil di sisi kanan pertahanan lawan. Umpan pendeknya disambut oleh Robert Lewandowski, yang dengan mudah menuntaskan peluang dari jarak dekat pada menit ke-90.
Dua gol di akhir pertandingan tersebut menegaskan identitas Barcelona musim ini: kuat di menit-menit akhir. Catatan 12 gol yang mereka ciptakan dalam 15 menit terakhir babak kedua menjadi yang terbanyak di La Liga, membuktikan mental juara yang tetap terjaga hingga peluit akhir.
Tambahan tiga poin membuat Barcelona kini unggul tujuh poin dari para pesaing terdekatnya di klasemen sementara. Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang kutukan Espanyol di Derbi Catalan.
Sejak terakhir kali menaklukkan Barcelona di La Liga pada 2009, Espanyol belum pernah lagi merasakan kemenangan. Musim ini, Espanyol masih harus puas berada di peringkat kelima. Derbi mungkin telah usai, tetapi dominasi Barcelona di Catalonia dan La Liga tampaknya masih jauh dari kata selesai.
Kunci Kemenangan Barcelona
- Perubahan strategi: Keputusan Hansi Flick untuk memasukkan Fermin Lopez menjadi kunci utama dalam mengubah arah pertandingan.
- Ketenangan di akhir pertandingan: Gol-gol yang dicetak di menit akhir menunjukkan mental juara Barcelona.
- Dominasi di La Liga: Dengan 12 gol dalam 15 menit terakhir, Barcelona menjadi salah satu tim paling efektif di liga.
Tantangan untuk Espanyol
- Kutukan Derbi Catalan: Espanyol belum pernah menang melawan Barcelona sejak 2009.
- Posisi di klasemen: Meski kalah, Espanyol tetap berada di peringkat kelima.
- Masa depan: Kekalahan ini bisa menjadi momentum untuk mereformasi strategi dan meningkatkan performa di laga-laga mendatang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar