Event Kreatif Joy Galleria Kian Diminati Perempuan Banjarmasin, Kelas Kerajinan Unik Jadi Andalan

Event Kreatif Joy Galleria Kian Diminati Perempuan Banjarmasin, Kelas Kerajinan Unik Jadi Andalan

nurulamin.pro, BANJARMASIN - Telaten dan ulet adalah gambaran sosok Desie Rahma Hash, yang kerap menggelar event kreatif di Kalimantan Selatan. Perempuan berusia 24 tahun ini bahkan membentuk komunitas yang bergerak di bidang event kreatif di Banjarmasin.

Komunitas Joy Galleria membuka workshop membuat kerajinan tangan seperti tas, bunga, menghias kue, milky cookies, matcha, nail art dan buket.

Joy Galleria memang identik dengan hal unik kesukaan perempuan. Tidak heran peserta kelas pelatihan hanya perempuan, baik muda maupun tua.

“Awalnya saya hanya mengajak satu teman untuk menjalankan Joy Galleria, kemudian bertambah lagi dua, “ kata warga Banjarmasin ini, Minggu (11/1).

Semua berawal dari kesukaan Puteri Pendidikan Kalimantan Selatan 2025 ini melukis dan melakukan hal kreatif untuk mengisi waktu kosong. “Saya juga suka ikut kelas kreatif hingga

melihat peluang bisnis di bidang event creative karena di Banjarmasin jarang ada yang mengadakan kelas worskhop yang lucu-lucu, “ ujar Desie.

Kebetulan saat itu dia berada di semester akhir perkuliahan. Ada banyak waktu luang yang dimiliki hingga Desie mulai menjalankan usaha Joy Galleria.

Setelah lulusan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat, dia pun lebih giat mengembangkan Joy Galleria.

Keberadaan Joy Galleria sempat diragukan sejumlah orang karena belum terbukti manfaatnya. Belum lagi akun Instagram yang dipakai untuk promosi awalnya tidak mempunyai pengikut satu orang pun. Sedihnya lagi Desie sempat ditolak oleh brand sponsor ketika berniat mengajak kerja sama untuk event pertama.

Desie pun berusaha keras menaikkan kualitas event dan merencanakan berbagai kelas kreatif yang menarik. Engagement sosial media Joy Galleria juga diangkat. “Satu bulan pertama Instagram Joy Galleria naik dengan 1.000 followers, “ ungkapnya. Melihat semua ini, brand mulai tertarik mendukung event Joy Galleria.

Awal peserta yang mereka dapatkan hanya 5-10 orang per kelas. Namun kini peserta paling sedikit 20.

Awalnya Desie dan rekan tak pernah mendapatkan undangan sampai kini paling sedikit lima undangan diterima untuk mengisi private event yang diadakan pihak eksternal.

“Tapi saya belum cukup dengan semua itu dan masih perlu mengembangkan kelas kreatif yang baru, “ tutur perempuan berjilbab ini.

Desie pun senang melakukan hal tersebut karena melihat peserta bahagia dan bersemangat mengikuti kelas.

Di satu sisi tentu ada kendala yang ia rasakan seperti kesulitan mencari bahan di Banjarmasin. Banyak bahan dibeli dari luar kota yang memerlukan waktu dalam proses pengiriman. “Sekarang saya antisipasi dengan memperbanyak persediaan agar tidak ada kendala di kemudian hari, “ bebernya.

Menurut Desie, sesuai dengan pengalaman peserta, mereka senang dan merasa kelasnya bermanfaat dan ada beberapa yang sehabis kelas langsung membuka bisnis bermodal dari ilmu yang disampaikan dari kelas Joy.

Ke depan, Eci ingin memperluas jangkauan peserta, tidak hanya di Banjarmasin saja tapi ada di kota-kota lain.(nurulamin.pro/kristin juli saputri)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan