
Perkembangan Mesin Yamaha dan Perspektif Fabio Quartararo
Fabio Quartararo, pembalap Monster Energy Yamaha, memberikan wawancara mengenai perkembangan mesin Yamaha yang saat ini sedang berada di tengah proses peralihan dari mesin silinder segaris ke mesin V4. Menurutnya, meskipun Yamaha telah melakukan beberapa peningkatan pada mesin silinder segaris, namun secara keseluruhan perkembangan tersebut masih tergolong kecil.
Peningkatan Kecil pada Mesin Silinder Segaris
Quartararo menyatakan bahwa selama musim 2025, Yamaha hanya berhasil meningkatkan tenaga mesin secara bertahap. Meski demikian, ia mengakui bahwa peningkatan tersebut belum cukup signifikan untuk memenuhi harapan. Namun, ia juga menekankan bahwa tim telah bekerja keras dalam mengembangkan bagian elektronik motor.
"Selangkah demi selangkah, kami sedikit meningkatkan tenaga mesin," ujar Quartararo. "Sayangnya, belum cukup, tetapi kami telah bekerja keras, terutama pada bagian elektronik, selama tahun ini."
Ia menjelaskan bahwa fokus utama pengembangan adalah pada bagaimana mesin dapat beradaptasi dengan lebih baik, sehingga pembalap bisa menjadi lebih cepat dengan menggunakan komponen elektronik yang lebih sedikit. "Jadi, menurut saya, ini adalah langkah terbesar yang kami lakukan," tambahnya dengan nada sarkastis.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Meskipun Quartararo merasa senang dengan peralihan Yamaha menuju mesin V4, ia juga tidak menyangkal bahwa ada momen-momen tertentu di mana ia akan merindukan mesin silinder segaris. Ia mengungkapkan ketidakpastian tentang bagaimana motor baru nanti akan berkinerja.
"Mungkin saya akan merindukannya atau tidak! Kita tidak tahu bagaimana motor tahun depan," katanya. "Tentu saja, akan menyenangkan untuk beralih ke V4, tetapi mungkin tahun depan, saya akan merindukan motor ini!"
Quartararo mengakui bahwa fokus pengembangan Yamaha semakin bergeser dari mesin Inline M1 yang akan segera digantikan. Namun, ia berharap perubahan besar ini tidak akan sia-sia. "Saya rasa para insinyur lebih fokus pada motor tahun 2026," ujarnya. "Jadi sayangnya, peningkatan motor [selama musim 2025] cukup rendah."
Namun, ia tetap optimis. "Tapi saya harap ini karena alasan yang baik, untuk memiliki sepeda yang benar-benar berkinerja tinggi untuk tahun 2026," kata Quartararo.
Perjalanan Karier yang Berubah
Peralihan ke mesin V4 tentu akan menjadi langkah baru dalam karier Quartararo. Ia mengakui bahwa hal ini akan membawa tantangan baru, tetapi ia juga bersiap untuk menghadapinya. "Ini juga akan menjadi langkah baru dalam karier saya, jadi mari kita lihat," tutupnya.
Dengan semua perubahan yang terjadi, Quartararo tetap percaya bahwa langkah yang diambil oleh Yamaha akan membawa hasil yang positif di masa depan. Meski saat ini masih ada keterbatasan, ia yakin bahwa upaya yang dilakukan oleh tim akan berbuah hasil yang maksimal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar