
Cerita Remaja yang Menginspirasi
Film “Hubae Boy” menceritakan kisah Verril, seorang remaja pemalas yang mengalami perubahan besar melalui olahraga taekwondo. Film ini menawarkan cerita yang ringan namun penuh makna, yang menggabungkan unsur cinta, pencarian jati diri, dan semangat sportivitas.
Latar Kota Bandung dalam Film
Film ini berlatar Kota Bandung, yang menjadi bagian penting dari alur cerita. Kehidupan remaja modern ditampilkan dengan jelas, mulai dari lingkungan sekolah hingga pergaulan di kalangan teman sebaya. Latar kota ini tidak hanya sebagai latar belakang, tetapi juga memperkuat pesan film tentang dinamika kehidupan urban masa kini.
Kota Bandung dikenal sebagai tempat yang penuh dengan energi dan tantangan bagi generasi muda. Dalam film ini, para remaja seperti Verril harus menghadapi tekanan untuk diakui, serta mencari jalan hidup yang bermakna.
Perjalanan Verril: Dari Pemalas ke Taekwondo
Verril awalnya dikenal sebagai remaja yang malas dan lebih suka bermain gim daripada melakukan aktivitas fisik. Namun, hidupnya mulai berubah ketika ia jatuh hati pada Qiara, teman sekelasnya yang diam-diam ia kagumi.
Untuk mendapatkan perhatian Qiara, Verril memutuskan bergabung dengan klub taekwondo. Keputusan ini membawanya ke dunia baru yang penuh disiplin dan aturan. Ia mulai belajar bahwa kemenangan bukan hanya tentang mengalahkan lawan, tetapi juga tentang mengendalikan diri, menghormati sesama, dan bertanggung jawab atas pilihan hidupnya.
Nilai Sportivitas dan Pembentukan Karakter
Olahraga taekwondo menjadi elemen utama dalam film ini. Bukan hanya sebagai alat untuk perubahan pribadi, taekwondo juga menyampaikan pesan positif tentang pembentukan karakter. Melalui latihan dan kompetisi, Verril tumbuh menjadi sosok yang lebih dewasa dan penuh etika.
Ia belajar pentingnya kerja sama, kesabaran, serta kejujuran. Proses perubahan ini tidak mudah, tetapi akhirnya membawanya menjadi hubae junior yang memahami arti sportivitas dan kebersamaan.
Pemain dan Tim Produksi
Film “Hubae Boy” dibintangi oleh sejumlah aktor ternama, termasuk Emiliano Cortizo, Hasyakila, Rientammy Osava, Kaemitha, Billy Boedjanger, dan Verril Quinn. Mereka membawa kisah remaja yang ringan, hangat, dan dekat dengan realitas generasi muda saat ini.
Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Bintang RR Pictures, Citrus Sinema, dan didukung oleh Kuda Hitam Sinema. Produser film Risdi A. Sulaeman menjelaskan bahwa film ini tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga orang tua.
"Film ini adalah cerita untuk anak dan orang tua, tentang cara berkomunikasi orang tua ke anak yang berbeda dan cara bersikap anak yang mesti taat," ujar Risdi dalam wawancara virtual.
Penayangan Film
Film “Hubae Boy” direncanakan akan menjangkau penonton yang lebih luas melalui distribusi bioskop dan platform OTT. Meski belum ada pengumuman detail mengenai jadwal tayang di bioskop, film ini diharapkan dapat memberikan pengalaman menonton yang bermakna bagi seluruh kalangan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar