Film Hubae Boy bawa kisah remaja Bandung, tampilkan dunia taekwondo dan semangat olahraga! Berikut s

Film Hubae Boy bawa kisah remaja Bandung, tampilkan dunia taekwondo dan semangat olahraga! Berikut sinopsisnya

Film Hubae Boy: Cerita Remaja yang Menginspirasi

Film Hubae Boy hadir sebagai tontonan baru yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pembentukan karakter remaja yang positif. Dengan alur cerita yang menarik dan pesan moral yang jelas, film ini mampu menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan.

Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Bintang RR Pictures, rumah produksi berbasis di Dago, Bandung, dengan Citrus Sinema sebagai mitra distribusi dan pemasaran. Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, film ini diproduseri oleh Risdi A. Sulaeman dan Vialga Claude Makaya, dengan dukungan eksekutif produser Irma Risma serta H. Diding Supriadi.

Cerita Remaja, Game, dan Perubahan Hidup

Cerita dalam Hubae Boy mengisahkan Verril, seorang remaja yang dikenal malas dan lebih memilih menghabiskan waktu bermain gim. Dari sini, kita melihat bagaimana kehidupan seorang remaja yang biasa saja bisa berubah drastis ketika ia dipaksa keluar dari zona nyamannya.

Verril akhirnya bergabung dengan klub taekwondo demi menarik perhatian Qiara, teman sekelas yang ia sukai. Dari sinilah perjalanan perubahan Verril dimulai. Ia belajar disiplin, menghargai proses, serta memahami arti sportivitas. Sesuai judulnya, Hubae Boy, yang merujuk pada junior dalam dunia taekwondo, film ini menyoroti bagaimana sikap rendah hati dan tekad kuat bisa mengubah arah hidup seseorang.

Visual Kota Bandung yang modern turut memperkuat narasi film, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton muda. Kisah disajikan ringan, relevan, dan dekat dengan dinamika remaja masa kini. Beberapa aktor ternama seperti Emiliano Cortizo, Hasyakila, Rientammy Osava, Kaemitha, Billy Boedjanger, dan Verril Quinn ikut berperan dalam film ini.

Tak Sekadar Hiburan, Tapi Punya Pesan

Produser Risdi A. Sulaeman menegaskan bahwa Hubae Boy dibuat untuk menjembatani komunikasi antara anak dan orang tua. “Film ini adalah cerita untuk anak dan orang tua. Tentang cara berkomunikasi yang berbeda, saling memahami, dan membulatkan tekad untuk meraih impian,” ujarnya.

Senada dengan Risdi, Irma Risma menambahkan bahwa film ini ditujukan untuk generasi muda yang berani bersikap jujur dan sportif dalam mengejar mimpi. “Film ini kami persembahkan untuk anak-anak muda yang mau berproses dengan cara yang positif,” kata Irma.

Distribusi Luas, Target Lokal hingga Internasional

Untuk menjangkau penonton lebih luas, Hubae Boy menggandeng Citrus Sinema yang akan menangani distribusi film ke bioskop dan platform OTT, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, Kuda Hitam Sinema turut terlibat sebagai mitra produksi berpengalaman.

Dengan cerita yang relevan, visual menarik, dan pesan kuat, Hubae Boy diharapkan menjadi tontonan inspiratif bagi remaja sekaligus keluarga. Film ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi para pemuda yang ingin meraih impian mereka dengan cara yang benar dan bermakna.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan