
Perjalanan Junior Roberts dalam Dunia Sinetron
Aktor muda, Junior Roberts, saat ini sedang menjalani proses baru di dunia sinetron dengan perannya sebagai Revan dalam serial "Cinta Sedalam Rindu". Ia mengakui bahwa proses adaptasi terhadap karakter dan rutinitas baru membutuhkan banyak usaha. Mulai dari memahami sifat dan latar belakang karakter hingga menyesuaikan jadwal kehidupan sehari-hari.
Junior menyebutkan bahwa hobinya berolahraga sempat terhenti karena fokus pada perannya. Ngegym itu hobi aku, tapi karena ini karakter baru, aku jadi nggak ngegym dulu. Awal masuk, aku fokus cari kenyamanannya dulu. Kalau sudah ketemu kunci karakternya, baru bisa balik ngegym, ujarnya saat wawancara virtual.
Biasanya, setelah karakter sudah menempel, ia memanfaatkan waktu break makan untuk berlatih fisik sekitar 30 menit. Mungkin kalau sudah sebulan, aku bisa rutin lagi, katanya.
Meski menikmati prosesnya, Junior tidak menampik bahwa ritme syuting bisa sangat melelahkan. Ia pernah jatuh sakit hingga tipes. Dulu aku sempat ngedrop parah, sampai opname empat hari di rumah sakit. Syuting itu jadwalnya padet banget, jam tidur berantakan, semuanya nge-drop, kenangnya.
Untuk menjaga stamina, Junior sering mendapat suntikan vitamin C. Kalau badan nggak enak, aku panggil dokter buat suntik, karena kalau fisik nggak kuat, syuting bisa kacau, ucapnya.
Junior mengaku menikmati perannya sebagai Revan, sosok cool ala bad boy yang ambisius. Revan itu cowok yang kalau punya visi dan misi, dia kejar sampai dapat. Dari awal aku masuk, emosinya sudah langsung naik, katanya.
Masuk di tengah episode tentu bukan perkara mudah, tapi ia merasa terbantu karena pemain lain sangat terbuka. Aku senang karena peminat sinetron ini banyak dan pemainnya sudah pada kenal. Nggak ada beban harus deketin pemain lain, mereka welcome banget, ngobrolnya udah enak, ucapnya.
Untuk kehidupan nyata, ia merasa dirinya jauh dari karakter Revan. Kayaknya belum ada yang mirip ya. Revan itu berat banget, beda jauh sama aku yang easy going dan senang ngomong, kata dia.
Sebagai aktor, Junior mengaku proses mempelajari karakter menjadi tantangan tersendiri. Ia diberi waktu untuk mendalami naskah sebelum masuk ke lokasi. Ketika masuk, aku sudah dikasih tahu seperti apa script-nya, jadi aku bisa membedah karakternya dulu, katanya.
Salah satu pengalaman yang masih membekas adalah ketika ia satu adegan dengan Anjasmara. Kemarin main sama Mas Anjasmara itu nervous banget. Pelajaran yang aku ambil memang belum banyak karena baru satu scene bareng. Tapi aku lihat Mas Anjas itu tenang banget orangnya, dan pas take bisa langsung berubah karakter, tuturnya.
Meski sudah beberapa tahun bermain film, Junior ingin membuktikan dirinya di dunia sinetron. Aku ingin coba berhasil dulu di sinetron. Kayaknya aku belum dapet penonton yang benar-benar merasa aku masuk ke peran. Jadi aku merasa belum sukses di sinetron, ujarnya.
Ia mengaku belakangan memang menolak beberapa tawaran film karena ingin memberi fokus penuh pada proyek sinetronnya saat ini. Aku ingin ada achievement baru dulu, nanti kalau sudah berhasil, aku bisa balik lagi ke film, katanya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar