Forkom Ormas Jambi: Ormas Mitra Strategis Pemerintah Daerah

Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan Provinsi Jambi Gelar Rakor dan Sosialisasi

Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan (Forkom Ormas) Provinsi Jambi kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Ormas terdaftar. Acara ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi pada Senin, 8 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Peran Forkom Ormas dalam Pembangunan Daerah

Sebagai moderator, Ketua Umum Forkom Ormas Provinsi Jambi, Adv. Adean Teguh, ST., S.H., M.H., menyampaikan sambutan. Ia menjelaskan bahwa Forkom Ormas Provinsi Jambi dibentuk melalui Keputusan Gubernur Jambi Nomor 905/KEP.GUB/BAKESBANGPOL-4.2/2023. Keputusan ini merupakan perubahan dari Keputusan Gubernur Nomor 725/KEP.GUB/BAKESBANGPOL-4.2/2023 tentang Pembentukan Forkom Ormas Provinsi Jambi Periode 2023–2028.

Forkom Ormas ini menghimpun 145 organisasi kemasyarakatan dari berbagai bidang. Tugas utama dari forum ini adalah membangun sinergi antara ormas dan program-program pemerintah daerah. Dengan adanya forum ini, pemerintah berharap tercipta koordinasi yang kuat, harmonisasi kegiatan, serta kolaborasi yang efektif dalam pembangunan masyarakat.

Peran Strategis Ormas dalam Masyarakat

Kepala Bakesbangpol Provinsi Jambi, Drs. H. Ismed Wijaya, MM, menegaskan bahwa ormas memiliki peran strategis di tengah masyarakat, terutama dalam memperkuat partisipasi publik pada pembangunan daerah.

“Ormas mempunyai peran yang sangat strategis di tengah masyarakat. Sangat naif jika pemerintah tidak melihat dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di dalam ormas itu sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan hubungan yang selaras antara pemerintah dan ormas akan menciptakan daerah yang aman dan kondusif.

“Kalau kita mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan baik bersama ormas, daerah kita akan adem ayem dan damai. Pemerintah pun bisa lebih fokus dan tenang dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ismed menekankan pentingnya sikap terbuka pemerintah terhadap ormas.

“Saya tekankan kepada jajaran, khususnya di Bakesbangpol Provinsi Jambi, bahwa ormas itu adalah sahabat kita, kawan kita. Jangan alergi, jangan merasa tidak sepadan, apalagi merasa lebih tinggi. Kita harus membangun hubungan yang setara dan saling menghargai,” ujarnya.

Momentum Penting untuk Memperkuat Sinergi

Rakor dan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperbarui data ormas, menyatukan persepsi, serta memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Pada pembukaan acara, Gubernur Jambi yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr. Fery Kusnadi Sp.OG, MM, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum rembuk, tetapi juga forum silaturahmi bagi seluruh ormas yang terdata.

“Pertemuan ini sangat strategis karena menjadi wadah memperkuat sinergi pemerintah dan ormas sebagai mitra pembangunan daerah, sesuai amanat UU No. 17 Tahun 2013 tentang Ormas serta perubahannya pada UU No. 16 Tahun 2017. Ormas memiliki posisi penting sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi, memberikan pelayanan, dan menjaga nilai-nilai persatuan,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memprioritaskan ormas yang telah terdaftar secara resmi.

“Seperti yang disampaikan ketua tadi, kalau mau memberi perhatian, dahulukan dulu ‘anak kandung’, lalu ‘anak tiri’, kemudian ‘anak angkat’, dan terakhir ‘anak pungut’. Artinya, ormas yang sudah terdata dan resmi itulah yang menjadi prioritas utama dalam pembinaan dan pemberdayaan,” ujarnya.

Agenda Rakor dan Tujuan Kegiatan

Agenda Rakor mencakup penyelarasan program kerja Forkom Ormas tahun 2025, sinkronisasi kegiatan ormas dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi, serta penyampaian informasi terbaru terkait regulasi dan mekanisme pelaporan ormas di Bakesbangpol.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, serta memastikan seluruh ormas terdata dengan baik dan berperan aktif dalam pembangunan sosial di Provinsi Jambi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan