
John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia dengan Gaji Terendah
PSSI akhirnya mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pengumuman ini dilakukan pada Sabtu (3/1) dan menandai dimulainya era baru dalam sejarah sepak bola nasional. Meski belum mengungkap detail kontrak, termasuk besaran gajinya, disinyalir upah yang diberikan kepada Herdman lebih murah dibandingkan para pelatih sebelumnya.
Peresmian Herdman ini menjadi akhir dari spekulasi tentang siapa pelatih yang akan memimpin Garuda. Isu ini sudah muncul sejak tahun lalu, setelah Patrick Kluivert memutuskan untuk berpisah dengan PSSI pada Oktober 2025.
Keputusan PSSI untuk memilih Herdman dianggap sebagai langkah strategis. Meskipun nama Herdman tidak sepopuler pelatih-pelatih sebelumnya seperti Luis Milla, Shin Tae-yong, atau Patrick Kluivert, ia memiliki rekam jejak yang cukup mencolok dalam dunia sepak bola internasional.
Perbandingan Gaji Pelatih Timnas Indonesia
Meski PSSI belum merilis detail kontrak John Herdman, beberapa sumber melaporkan bahwa gajinya sekitar USD 40.000 per bulan, setara dengan Rp 668,4 juta. Jika dibandingkan dengan tiga pelatih asing sebelumnya, angka ini jauh lebih rendah.
Luis Milla, misalnya, menerima gaji sekitar Rp 1-2 miliar per bulan. Sementara Shin Tae-yong mendapat Rp 1,1 miliar pada periode awal dan naik menjadi Rp 1,9 miliar pada periode kedua. Patrick Kluivert juga tergolong mahal, dengan gaji antara Rp 1,3 hingga Rp 1,5 miliar per bulan.
Dengan demikian, John Herdman menjadi pelatih dengan bayaran paling murah dalam sejarah Timnas Indonesia. Namun, hal ini tidak mengurangi potensi yang dimilikinya.
Rekam Jejak yang Mengesankan
John Herdman memiliki pengalaman yang sangat berharga dalam melatih tim nasional. Sebelum datang ke Indonesia, ia pernah menangani Timnas Putri Selandia Baru dan berhasil membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2007 dan 2011.
Selanjutnya, ia beralih ke Kanada dan sukses mengantar Timnas Putri Kanada ke Piala Dunia Wanita 2015. Di ajang Olimpiade, timnya menyabet dua medali perunggu secara berturut-turut pada 2012 dan 2016.
Pada 2018, Herdman bergeser ke timnas putra Kanada dan berhasil membawa negaranya ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Kanada, karena pertama kalinya dalam 36 tahun mereka bisa tampil di ajang tersebut.
Harapan untuk Timnas Indonesia
Meski gajinya lebih rendah, John Herdman diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi sepak bola Indonesia. Dengan rekam jejak yang kuat, ia diyakini mampu meningkatkan performa Timnas Indonesia di kancah internasional.
PSSI tentu memiliki alasan tersendiri dalam memilih Herdman. Dengan pengalaman yang luas dan kemampuan dalam membangun tim, ia diharapkan bisa memberikan dampak besar bagi sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Tentu saja, penantian terhadap hasil kerjanya akan sangat dinantikan oleh seluruh penggemar sepak bola tanah air. Semoga John Herdman mampu membuktikan bahwa gaji yang lebih murah bukanlah penghalang untuk kesuksesan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar