Gampil dan Sidamesra Bawa Bantul Jadi Kabupaten Terinovatif Indonesia

Gampil dan Sidamesra Bawa Bantul Jadi Kabupaten Terinovatif Indonesia

Bantul Dinobatkan sebagai Kabupaten Terinovatif dalam IGA 2025

Bantul, salah satu kabupaten di Yogyakarta, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Nama Bantul muncul dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (10/12). Dalam ajang nasional ini, Bantul bersama 42 pemerintah daerah lainnya di Indonesia mendapatkan predikat Kabupaten Terinovatif. Prestasi ini menjadi bukti komitmen pemerintah setempat dalam menjalankan berbagai inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Inovasi yang mengantarkan Bantul meraih penghargaan adalah Gampil dan Sidamesra. Kedua program tersebut telah dipresentasikan pada Rabu (5/11) lalu dan berhasil memukau juri. Gampil atau Gerakan Melayani Perizinan Langsung merupakan inovasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sedangkan Sidamesra berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Bantul.

Gampil: Layanan Jemput Bola untuk Perizinan

Gampil adalah layanan jemput bola untuk penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) menjadi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sistem ini dilakukan dengan cara petugas DPMPTSP datang langsung ke masyarakat atau komunitas untuk memberikan pelayanan perizinan. Layanan ini sangat membantu masyarakat yang kurang terjangkau oleh infrastruktur yang memadai, sehingga memudahkan proses pengurusan izin usaha.

Menurut Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, inovasi ini bertujuan untuk menjawab berbagai permasalahan seperti tingginya ketimpangan pendapatan, tingginya tingkat kemiskinan, serta tingginya pengangguran dan menurunnya partisipasi angkatan kerja.

Sidamesra: Sistem Informasi untuk Kesejahteraan Sosial

Sementara itu, Sidamesra adalah sistem informasi berbasis web dan Android yang dirancang untuk mengukur kesejahteraan sosial masyarakat secara efisien, efektif, dan transparan. Sidamesra menyajikan Indikator Kesejahteraan Sosial (IKS) yang dapat menampilkan profil kesejahteraan bagi setiap warga Bantul.

Bupati Halim menjelaskan bahwa Sidamesra juga menjadi solusi untuk isu strategis seperti tingginya tingkat kemiskinan, pengangguran, dan percepatan penurunan stunting. Dengan adanya sistem ini, pemerintah bisa lebih mudah dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menyiapkan program yang tepat sasaran.

Innovative Government Award (IGA) 2025

IGA 2025 adalah ajang penghargaan yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN). Tujuan dari ajang ini adalah mendorong percepatan inovasi daerah. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2007, IGA telah menjadi momentum penting dalam memperkuat daya saing dan kemandirian daerah melalui inovasi.

Tahun ini, IGA mencatat sejarah baru dengan jumlah inovasi yang dilaporkan mencapai 36.742 inovasi dari 531 pemerintah daerah. Sebanyak 43 pemda mendapatkan anugerah IGA 2025, dengan predikat terinovatif dibagi dalam lima kategori, yaitu klaster provinsi, kabupaten, kota, daerah perbatasan, dan daerah wilayah Papua.

Daftar Kabupaten Terinovatif dalam IGA 2025

  • Klaster Provinsi Terinovatif: Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Bali.
  • Klaster Kabupaten Terinovatif: Banyuwangi, Balangan, Wonogiri, Tabalong, Lamongan, Bogor, Bangka, Sragen, Situbondo, Bangkalan, Magelang, Temanggung, Blora, Sampang, Ngawi, Boyolali, Sidoarjo, Malang, Bantul, dan Ogan Ilir.
  • Klaster Kota Terinovatif: Surabaya, Mojokerto, Bekasi, Surakarta, Tidore Kepulauan, Palembang, Pekalongan, Bandar Lampung, dan Sukabumi.
  • Klaster Daerah Perbatasan Terinovatif: Minahasa Utara, Sumba Timur, Batam, Bolaang Mongondow Utara, dan Bintan.
  • Klaster Daerah Wilayah Papua Terinovatif: Sorong, Kaimana, dan Mimika.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan