Gelombang Tinggi dan Angin Kencag,Nelayan Polman Parkir Perahu dan Alat Tangkap Ikan

Ringkasan Berita:
  • Nelayan di Lingkungan Kalawa, Kelurahan Lantora, Polman memilih tidak melaut karena cuaca buruk dengan gelombang tinggi hingga 3 meter dan angin kencang yang sudah berlangsung satu pekan.
  • Perahu nelayan terparkir di bibir pantai, sementara beberapa nelayan pulang lebih awal untuk menghindari risiko keselamatan dan kerusakan kapal.
  • Aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kalawa tampak sepi, dan tangkapan ikan pun menurun akibat gelombang tinggi yang menyulitkan nelayan melaut.
 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Nelayan di Lingkungan Kalawa, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) takut melaut lantaran cuaca buruk gelombang tinggi disertai angin kencang, Senin (12/1/2026).

Nampak perahu nelayan hanya terparkir di daratan bibir pantai, tak melaut lantaran cuaca buruk.

Sejumlah nelayan juga pulang lebih awal untuk menghindari gelombang tinggi disertai angin kencang.

Cuaca buruk gelombang tinggi disertai angin kencang ini sudah satu pekan melanda perairan wilayah Polman.

Menurut para nelayan cuaca buruk sering kali melanda pada sore menjelang malam hari.

Aktivis di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kalawa juga nampak sepi, tak ada warga menuggu kedatangan perahu nelayan.

"Saat ini terjadi cuaca buruk, gelombang hampir capai tiga meter, kita khawatir, takut juga," ungkap nelayan, Ibrahim kepada wartawan.

Dia menyampaikan gelombang tinggi disertai angin kencang mencapai tiga meter.

Dapat membahayakan keselamatan para nelayan, serta sering kali merusak kapal penangkap ikan.

Ibrahim mengaku beberapa hari terakhir harus pulang lebih awal dari laut untuk hindari cuaca buruk.

"Kita pulang lebih awal biarmi sedikit ikan, ada juga beberapa nelayan tidak turun ke laut lagi," ungkapnya.

Dia menyebut sudah satu pekan ini gelombang tinggi disertai angin kencang melanda perairan.

Mulai dari wilayah pesisir Kecamatan Binuang hingga di Polewali, membuat nelayan khawatir.

Ibrahim menyebut gelombang tinggi juga membuat tangkapan ikan di laut tidak maksimal.

"Kalau bagus cuaca bisa penuh tempat penyimpanan ikan, gelombang tinggi kita sudah tangkap ikan," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan