Gelora 13 Tahun SJC Dengan Bintang Persebaya Francisco Rivera! Menuju SJC Fest 2026

Perayaan 13 Tahun Surabaya Jersey Community (SJC) yang Penuh Makna

Perayaan 13 tahun Surabaya Jersey Community (SJC) yang diadakan bersama bintang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, menjadi momen penting dalam perjalanan komunitas ini menuju SJC Fest 2026. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 29 November 2025, di Kogu Space, Surabaya, menghadirkan suasana hangat dan penuh antusiasme dari para pecinta jersey.

Sejak pukul 5 sore, ratusan anggota SJC mulai memadati venue yang terletak di Jl. Arief Rahman Hakim No. 59. Mereka hadir untuk merayakan perjalanan panjang komunitas sekaligus mengenang bagaimana SJC tumbuh menjadi ruang berbagi bagi semua kalangan.

Koordinator SJC Yudha Mustopo menegaskan bahwa momen 13 tahun ini bukan sekadar selebrasi, tetapi simbol kematangan komunitas. “13 Tahun Surabaya Jersey Community ini adalah rangkaian dari perayaan komunitas menuju panggung besar SJC Fest 2026,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Ia menambahkan bahwa perjalanan SJC tidak lepas dari proses regenerasi yang berjalan sehat. “Sekaligus menjadi penanda regenerasi di komunitas kami berjalan dengan baik, yang baru siap melaju dengan panduan dari sang pendahulu,” tambahnya.

Yudha juga mengingatkan kembali identitas SJC sebagai ruang yang menumbuhkan nilai positif bagi anggotanya. “Karena SJC juga merupakan ‘Rumah untuk bertumbuh’ rumah untuk semua teman atau saudara yang ingin menjadi pribadi lebih baik, peduli terhadap semua melalui kegiatan kegiatan dan campaign positif SJC,” katanya.

Malam perayaan semakin menggairahkan berkat kehadiran Francisco Rivera, gelandang Persebaya yang dikenal sebagai salah satu trend center dalam budaya jersey. Pemain asal Meksiko itu tak hanya datang sebagai bintang tamu, tetapi juga sebagai sesama pencinta jersey dengan koleksi pribadi yang memukau.

Ketua Pelaksana Ulang Tahun SJC ke-13, Muhammad Rudi Herjuno Darpito, mengatakan kehadiran Rivera memberi energi khusus. “Salah satu sorotan utama malam itu adalah kehadiran Francisco Rivera, pemain kebanggaan Persebaya Surabaya yang kini menjadi salah satu trend center dalam dunia jersey enthusiasm,” ujarnya.

Rudi menambahkan bahwa Rivera juga mengambil peran aktif dalam menghidupkan suasana. “Rivera berbagi cerita dan pengalaman menarik seputar hobinya mengoleksi jersey, sekaligus menghidupkan antusiasme para penggemar yang hadir,” katanya.

Para peserta terlihat larut ketika Rivera bercerita tentang kedekatannya dengan berbagai jersey yang ia koleksi. Ia menggambarkan jersey bukan hanya seragam bertanding, tetapi juga simbol karakter, identitas, bahkan mood yang bisa memberi energi tersendiri.

Suasana berubah lebih reflektif ketika sesi bersama Afif Kurniawan, psikolog Timnas Indonesia, dimulai. Afif membawa perspektif yang belum banyak disentuh dunia komunitas, terutama mengenai kondisi mental pemain sepak bola Indonesia. Menurut Rudi, sesi ini memang dirancang untuk menambah kedalaman acara. “Menambah kedalaman acara, Afif Kurniawan, psikolog Timnas Indonesia, membahas mengenai kondisi mental para pemain Indonesia saat ini, tantangan performa di lapangan, serta bagaimana elemen seperti jersey dapat memengaruhi mood, rasa percaya diri, dan identitas seorang pemain,” ungkapnya.

Afif juga menyajikan pandangan soal bagaimana dukungan komunitas dapat berdampak besar pada keseimbangan emosi pemain. Perspektif psikologis ini menjadi salah satu sesi paling menyita perhatian karena membuka wawasan baru yang jarang dibahas.

Momentum perayaan makin lengkap dengan kehadiran komedian Dono Pradana dan Firza Valaza. Duo ini membawa energi ceria dan membuat alur acara terasa cair, interaktif, serta dipenuhi tawa. “Acara semakin hidup berkat duet komedi Dono Pradana dan Firza Valaza, yang memandu jalannya acara dengan gaya khas mereka, menghadirkan tawa, interaksi hangat, dan suasana cair sepanjang malam,” ujar Rudi.

Perayaan 13 tahun tak hanya dipenuhi nostalgia, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan besar menuju SJC Fest 2026. Yudha menjelaskan bahwa komunitasnya resmi memulai rangkaian roadshow yang akan digelar sepanjang tahun untuk menyambut festival besar tersebut. Momentum itu menjadi penanda SJC siap melangkah lebih jauh seiring berkembangnya budaya sepak bola di Surabaya.

Komunitas ini ingin memperluas kolaborasi dan merangkul lebih banyak pecinta jersey dari berbagai latar. “Momentum 13 tahun ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga penanda langkah besar SJC ke depan. Komunitas ini resmi memulai rangkaian roadshow menuju SJC Fest 2026, sebuah festival berskala besar yang akan digelar bertepatan dengan pesta Piala Dunia tahun depan,” lanjut Yudha dalam penjelasannya.

SJC berharap festival itu menjadi wadah yang lebih inklusif, kreatif, dan menyatukan para kolektor maupun penikmat jersey. Semangat kebersamaan itu terlihat jelas sepanjang malam perayaan yang ditutup dengan berbagai harapan positif. “Dengan semangat kolaborasi dan budaya sepak bola yang terus tumbuh di Surabaya, SJC berharap dapat menghadirkan wadah yang semakin inklusif, kreatif, dan menyatukan para pecinta jersey dari berbagai kalangan,” tutup Yudha.

Malam perayaan 13 tahun SJC pun menegaskan satu hal: komunitas ini bukan hanya soal jersey, tetapi tentang perjalanan bersama menuju masa depan yang lebih besar. Langkah menuju SJC Fest 2026 kini resmi dimulai, dan energi itu dirasakan oleh semua yang hadir.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan