Genangan Air Ganggu Aktivitas Warga di Jalan Pahlawan Banjarmasin

Genangan Air Ganggu Aktivitas Warga di Jalan Pahlawan Banjarmasin

Banjir Rob di Jalan Pahlawan dan Kampung Melayu Darat, Mengganggu Aktivitas UMKM

Banjir rob yang terjadi di Jalan Pahlawan hingga Jalan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, tidak hanya menyebabkan sejumlah kendaraan bermotor mogok, tetapi juga mengganggu aktivitas usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Kejadian ini terjadi pada Minggu (4/1/2026) pukul 00.30 WITA.

Banyak toko masih berusaha untuk tetap beroperasi meskipun air sudah masuk ke dalam bangunan. Para warga sekitar meminta pengemudi mobil melaju perlahan agar gelombang air tidak menghempas toko-toko yang berada di sisi jalan. Hal ini dilakukan guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada barang dagangan yang ada di dalam toko.

Selain itu, beberapa rumah warga juga tergenang air. Para pelaku usaha toko tampak sibuk mengangkat dagangan mereka ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terkena air. Banjir tidak hanya menghambat lalu lintas yang padat, tetapi juga mengganggu aktivitas warga di kawasan tersebut.

Salim, pemilik barbershop di sisi Jalan Pahlawan, mengatakan bahwa banjir ini memberikan dampak yang signifikan terhadap usahanya. "Banjir begini berefek pastinya untuk usaha kita, orang mana mau singgah ke tempat kita. Pian lihat saja air masuk," ujarnya dengan nada khawatir.

Di sekitar toko-toko, suasana menjadi ramai, tetapi bukan karena pembeli. Kebanyakan orang datang karena banyaknya motor yang mogok dan menepi. Pada tengah malam, air mulai surut, sehingga toko-toko satu per satu menutup operasionalnya.

"Air naiknya cepat, nah ini sudah mulai surut, Bang. Memang jam-jam 12an dia surutnya. Yah kalau bisa jalan tinggi terus drainase air dibagusin lah biar aman dari banjir," harap Salim.

Toko-toko UMKM akhirnya tutup. Jalanan yang sebelumnya ramai kini berubah sunyi, menyisakan relawan yang masih berjaga memantau genangan air. Mereka berharap agar kondisi seperti ini tidak terulang kembali.

Dampak Banjir Terhadap Ekonomi Lokal

  • Kerugian Usaha: Banyak UMKM mengalami kerugian karena aktivitas bisnis terganggu. Pembeli tidak lagi datang karena akses ke toko terbatas.
  • Kendala Transportasi: Lalu lintas menjadi macet dan membahayakan keselamatan pengendara.
  • Pemborosan Sumber Daya: Pelaku usaha harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyelamatkan barang dagangan dari genangan air.

Upaya Pemulihan dan Pencegahan

  • Pembersihan Air: Relawan dan warga setempat bekerja sama membersihkan air yang masih tersisa di jalanan dan toko.
  • Perbaikan Infrastruktur: Masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan drainase dan meningkatkan kualitas jalan untuk mencegah banjir berulang.
  • Peningkatan Kesadaran: Warga diminta untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan menjaga lingkungan sekitar.

Tindakan yang Diharapkan

  • Peningkatan Drainase: Penyempurnaan sistem drainase agar air tidak mudah meluap.
  • Edukasi Masyarakat: Memberikan informasi tentang cara menghadapi banjir dan tindakan darurat.
  • Kolaborasi Pemerintah dan Warga: Membentuk tim tanggap darurat yang aktif dalam mengatasi banjir.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan