
nurulamin.proDeventer — Stadion De Adelaarshorst mendadak sunyi ketika Justin Hubner muncul sebagai pahlawan di menit 90+3. Bek Timnas Indonesia itu mencetak gol debutnya dan menyelamatkan Fortuna Sittard dari kekalahan dramatis, memaksa tuan rumah Go Ahead Eagles berbagi angka dengan skor 2-2 pada pekan ke-18 Liga Belanda, Minggu waktu setempat.
Tampil sejak menit pertama sebagai bek sayap, Hubner menunjukkan mental baja. Ketika Fortuna nyaris pulang dengan tangan hampa setelah tertinggal 1-2, pemain berusia 21 tahun itu melepaskan tembakan keras memanfaatkan umpan terukur Alen Halilovic. Bola meluncur ke gawang dan menggetarkan jala—sekaligus menggetarkan hati publik Indonesia yang mengikuti kiprahnya di Eredivisie.
Gol itu bukan sekadar penyama kedudukan, melainkan juga gol perdana Hubner bersama Fortuna Sittard setelah 13 penampilan di semua ajang. Sebuah momen yang menandai lonjakan karier sang bek Garuda di tanah Eropa.
Secara statistik, Hubner tampil solid sepanjang 90 menit. Ia mencatatkan 88 persen akurasi umpan, satu kali intersepsi, dan enam sapuan krusial—angka yang menegaskan perannya sebagai tembok kokoh di lini belakang Fortuna.
Sebelumnya, Fortuna sempat unggul lebih dulu lewat Kristoffer Peterson pada menit ke-36. Namun Go Ahead Eagles bangkit melalui dua gol Mathis Suray—menyamakan kedudukan di menit 45 dan membalikkan skor lewat sundulan di menit ke-86. Drama baru benar-benar pecah ketika Hubner datang sebagai penyelamat di masa injury time.
Di kubu tuan rumah, satu lagi wakil Indonesia, Dean James, juga turun sejak awal dan bermain selama 74 menit bersama Go Ahead Eagles, menambah warna Merah Putih dalam duel sengit di Deventer.
Hasil imbang ini membuat Fortuna Sittard tetap bertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 22 poin dari 18 laga, unggul dua poin dari Go Ahead Eagles yang berada tepat di bawahnya.
Lebih dari sekadar satu angka, laga ini menjadi panggung pembuktian bagi Justin Hubner: bek Timnas Indonesia kini tak lagi hanya menjaga pertahanan, tetapi juga mampu menjadi penentu nasib di detik-detik paling menegangkan.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar