Google Gemini 3 Dipilih untuk Pengembangan AI Militer AS

Google Gemini 3 Dipilih untuk Pengembangan AI Militer AS

Peluncuran Platform Kecerdasan Buatan Generatif Pertama Departemen Pertahanan AS

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), yang sekarang dikenal sebagai War Department, mengambil langkah strategis penting dalam upaya mendominasi 'medan perang digital' dengan meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) generatif internal pertamanya, GenAI.mil. Sebagai model AI garis depan pertama yang diintegrasikan ke dalam platform kritis ini, Departemen memilih Gemini for Government dari Google Cloud.

Keputusan ini menandai salah satu peluncuran teknologi AI generatif komersial terbesar di seluruh aparatur pertahanan AS. Tujuan utamanya adalah mencapai sekitar 3 juta personel militer dan pegawai sipil, menjadikannya inisiatif yang sangat luas dan berdampak besar.

Awal Era AI-First

Peluncuran GenAI.mil, yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth, merupakan implementasi dari dorongan besar untuk integrasi AI setelah mandat dari Presiden Donald Trump pada Juli 2025. Hegseth menyatakan bahwa platform ini menempatkan "model AI frontier paling kuat di dunia, dimulai dengan Google Gemini, langsung ke tangan setiap prajurit Amerika."

Meskipun narasi kampanye mengarah pada peningkatan kekuatan tempur yang "lebih mematikan dari sebelumnya," pada tahap awal, aplikasi Gemini lebih berfokus pada efisiensi administratif dan produktivitas.

Fokus Awal: Efisiensi, Bukan Medan Perang

Penggunaan awal Gemini for Government di lingkungan pertahanan AS terutama melibatkan tugas-tugas non-rahasia dan unclassified, seperti:

  • Meringkas dokumen kebijakan yang panjang.
  • Membuat daftar kepatuhan proyek dan checklist.
  • Melakukan penilaian risiko untuk perencanaan operasional.
  • Mengekstrak istilah-istilah penting dari kontrak yang rumit.

CEO Google Public Sector, Karen Dahut, menyebutkan bahwa penyebaran ini akan memungkinkan personel mengakses AI canggih yang sama dengan yang digunakan oleh bisnis untuk mendorong efisiensi dan produktivitas. Fokusnya adalah mengubah budaya kerja menjadi "AI-first," di mana AI bertindak sebagai pengganda kekuatan (force multiplier) untuk tugas sehari-hari.

Keamanan dan Kedaulatan Data

Kekhawatiran tentang privasi dan penggunaan data militer telah ditangani dengan jaminan keamanan yang ketat. Gemini for Government disebarkan pada Impact Level 5 (IL5), yang berarti diizinkan untuk memproses Controlled Unclassified Information (CUI).

Google menegaskan dua jaminan penting:

  • Data yang diproses di platform GenAI.mil tidak akan pernah digunakan untuk melatih model Gemini publik Google.
  • Platform ini berjalan di lingkungan sovereign cloud yang aman dan didefinisikan oleh perangkat lunak.

Selain itu, Gemini for Government diposisikan sebagai "agen cerdas" yang menggunakan Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan dihubungkan dengan Google Search untuk memastikan keakuratan keluaran dan secara dramatis mengurangi risiko halusinasi AI.

Balapan Global untuk Dominasi AI

Keputusan untuk mengadopsi Gemini adalah pengakuan bahwa "tidak ada hadiah untuk tempat kedua dalam perlombaan global untuk dominasi AI," seperti yang dikatakan oleh Wakil Menteri Perang untuk Penelitian dan Rekayasa, Emil Michael.

GenAI.mil bertujuan untuk menjadi landasan bagi revolusi AI Amerika, meletakkan dasar untuk alur kerja agen cerdas—proses AI otonom yang dapat mengambil keputusan dan tindakan dengan sedikit intervensi manusia—yang akan mendominasi medan perang digital di tahun-tahun mendatang. Meskipun saat ini Gemini for Government adalah penawaran AI pertama, Departemen Pertahanan telah mengindikasikan bahwa model AI lain akan ditambahkan di masa depan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan