
Iklan Google yang Mengundang Tawa dan Sindiran
Google kembali mencuri perhatian dunia teknologi dengan iklan terbaru yang menarik perhatian banyak orang. Kali ini, bukan karena fitur baru atau peluncuran perangkat, melainkan karena gaya cerita yang mirip film musikal populer Wicked. Iklan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan yang jelas: Pixel sudah lebih dulu memiliki fitur-fitur canggih yang akhirnya diadopsi oleh Apple.
Cerita yang Menarik dan Penuh Makna
Dalam iklan tersebut, Google memperkenalkan dua karakter yang mewakili dua dunia berbeda—satu mewakili Pixel dan satu lagi mewakili iPhone. Konsep ini terinspirasi dari Wicked, sebuah cerita musikal yang mengisahkan persahabatan dan perbedaan antara dua tokoh utama. Namun, versi Google jauh lebih ringan, lucu, dan ikonik.
Karakter Pixel digambarkan sebagai sosok yang inovatif, kreatif, dan selalu mencoba hal baru. Sementara itu, karakter iPhone digambarkan sebagai sosok yang “terpana” melihat berbagai fitur yang ternyata sudah ada di Pixel sejak lama. Meski nuansanya tidak jahat, pesannya jelas: "Kami sudah melakukan semua itu sebelum kalian."
Fitur yang Sudah Ada di Pixel Sejak Lama
Beberapa fitur yang disoroti dalam iklan ini sebenarnya bukan hal baru bagi pengguna Pixel. Namun, ketika Apple merilis versi mereka sendiri, fitur tersebut menjadi sorotan. Google memanfaatkan momen ini untuk menegaskan bahwa Pixel selama ini sudah berada selangkah di depan.
-
Photo Editing Magic
Google menyindir fitur photo editing Apple, terutama yang berkaitan dengan perbaikan foto menggunakan AI. Pixel sudah punya Magic Eraser dan alat editing berbasis AI sejak generasi sebelumnya. Apple baru belakangan merilis fitur serupa di iOS versi terbaru. -
Call Screening
Fitur penyaringan panggilan yang memungkinkan Google Assistant mengangkat telepon untuk mengecek apakah itu spam atau bukan sudah ada di Pixel sejak bertahun-tahun lalu. Apple baru memperkenalkan fitur serupa dengan pendekatan yang hampir sama. -
Assistant yang Bisa Ngobrol
Google Assistant dan fitur AI di Pixel sudah dirancang untuk percakapan alami, membantu menjawab pesan, membuat jadwal, atau bahkan memahami konteks. Saat Apple memperkenalkan Siri with AI update, Google langsung mengambil kesempatan ini untuk menegaskan: Pixel sudah lebih dulu berada di jalur ini.
Apakah Ini Sindiran atau Pujian Terselubung?
Bisa dibilang, iklan ini adalah kombinasi keduanya. Di satu sisi, Google terkesan mengakui bahwa Apple akhirnya menghadirkan fitur-fitur yang berguna bagi pengguna. Tapi di sisi lain, Google dengan senyum tipis bilang: "Selamat datang di klub, Apple. Kami sudah di sini dari dulu."
Pendekatan seperti ini bukan baru pertama dilakukan Google. Dalam kampanye Pixel sebelumnya, Google beberapa kali membandingkan kelebihan Pixel seperti Night Sight, Live Translate, dan Photo Unblur dengan kemampuan iPhone yang muncul belakangan.
Kenapa Google Terus Bandingkan Pixel dengan iPhone?
Ada beberapa alasan kuat mengapa Google terus membandingkan Pixel dengan iPhone:
-
iPhone Adalah Kompetitor Paling Dominan
Dengan membandingkan diri ke iPhone, Google ingin Pixel terlihat sejajar—bahkan lebih unggul dalam hal inovasi. -
Strategi Marketing: "Fitur Kami Lebih Dulu"
Google ingin menanamkan mindset bahwa Pixel adalah HP yang inovasinya sering menjadi acuan. -
Pixel Mulai Naik Daun di Pasar Global
Dengan makin banyak orang yang mulai melirik Pixel, kampanye seperti ini memperkuat citra Pixel sebagai ponsel AI yang canggih.
Iklan Pedas, Tapi Tetap Elegan
Iklan terbaru Google ini bukan sekadar materi promosi. Ini adalah statement bahwa Pixel memang berada di garis depan inovasi AI, kamera, dan software, dan Apple sering kali mengikuti jejaknya. Dengan balutan cerita ala Wicked, Google berhasil menyampaikan sindiran tajam tanpa terlihat agresif. Hasilnya? Iklan ini viral, lucu, dan membuat pengguna HP lain terutama iPhone ikut senyum-senyum sendiri.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar