Gubernur Sulut Tinjau Pengembangan Wisata Alam Sumaru Endo di Remboken

Kunjungan Gubernur Sulawesi Utara ke Wisata Alam Sumaru Endo

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), melakukan kunjungan langsung ke Wisata Alam Sumaru Endo yang terletak di Desa Leleko. Kehadiran gubernur bersama rombongan bertujuan untuk melihat secara dekat kondisi kawasan wisata tersebut setelah dilakukan revitalisasi.

Wisata Alam Sumaru Endo berada di kawasan Danau Tondano dan dikenal sebagai pemandian air panas alami yang memiliki nilai historis serta potensi ekonomi besar bagi masyarakat sekitar. Destinasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dikelola secara berkelanjutan.

Lokasi dan Akses Menuju Wisata Alam Sumaru Endo

Jarak dari Desa Leleko ke Manado, Ibu Kota Provinsi Sulut, adalah sekitar 37,4 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 19 menit. Sementara jarak ke Tondano, Ibu Kota Kabupaten Minahasa, adalah sekitar 11,4 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 21 menit.

Revitalisasi yang Dilakukan

Revitalisasi Sumaru Endo dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan kolam pemandian, penataan ulang area bermain anak, renovasi bangunan penunjang, hingga penataan kawasan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan estetika.

Penataan tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkualitas dan ramah bagi wisata keluarga. Gubernur YSK mengapresiasi hasil revitalisasi yang telah dilakukan. Ia menilai perubahan yang terjadi sangat signifikan dan memberi dampak positif bagi citra pariwisata daerah.

“Sumaru Endo ini memiliki potensi luar biasa. Selain air panas alaminya, panorama Danau Tondano menjadi kekuatan utama. Revitalisasi ini harus dijaga bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar YSK.

Visi Pengembangan Wisata

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak hanya sebatas memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pengelolaan.

“Kita ingin wisata di Sulawesi Utara dikelola secara profesional, bersih, dan aman. Jika pengelolaan baik, wisatawan datang, ekonomi masyarakat pasti bergerak,” tegasnya.

Hasil Revitalisasi

Kini, Sumaru Endo tampil lebih bersih, tertib, dan fungsional, dengan panorama Danau Tondano kembali menjadi daya tarik utama. Revitalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Sumaru Endo sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Kabupaten Minahasa dan Sulawesi Utara.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan