Gubernur Sulawesi Utara Berdialog Langsung dengan Komunitas Musik
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) menggelar audiensi bersama Komunitas Musik Sulawesi Utara dalam sebuah pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, Jumat (12/12/2025). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan para pelaku seni musik di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur YSK tampak sangat bahagia berada di tengah-tengah para musisi lokal. Kehadirannya disambut hangat oleh para anggota komunitas yang berasal dari berbagai genre musik, mulai dari pop, keroncong, jazz hingga musik tradisional daerah. Suasana audiensi berlangsung cair dan penuh tawa.
Tidak hanya berdialog, Gubernur YSK juga ikut menyanyi bersama para musisi. Momen spontan itu langsung disambut meriah, dan menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung perkembangan ekosistem musik di Sulut.
Ia menyampaikan bahwa musisi merupakan bagian penting dalam memajukan kreativitas daerah dan memperkuat identitas budaya. Saya sangat senang bisa bertemu dan bernyanyi langsung dengan teman-teman musisi. Musik itu menyatukan kita. Pemerintah pasti mendukung ruang bagi kreativitas, terutama bagi generasi muda yang penuh talenta, ujar YSK.

Para musisi yang hadir juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembinaan musik, ruang tampil, hingga peningkatan kegiatan seni budaya di Sulawesi Utara. Mereka mengapresiasi keterbukaan Gubernur yang menyambut baik setiap usulan.
Audiensi diakhiri dengan sesi foto bersama dan kembali menyanyikan beberapa lagu, yang menambah kehangatan kebersamaan antara Gubernur dan komunitas musik. Pertemuan ini menjadi bukti dukungan Pemprov Sulut terhadap perkembangan seni dan kreativitas, sekaligus mempererat hubungan pemerintah dengan para pelaku seni di daerah.
Tantangan dan Peluang untuk Komunitas Musik
Komunitas musik di Sulawesi Utara menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya akses terhadap fasilitas yang memadai dan minimnya peluang untuk tampil di skala yang lebih besar. Namun, pertemuan ini memberikan harapan baru bagi para musisi lokal.
-
Peningkatan Akses Fasilitas
Para musisi menyampaikan kebutuhan akan adanya ruang-ruang khusus yang dapat digunakan untuk latihan dan pertunjukan. Mereka berharap pemerintah dapat memfasilitasi tempat-tempat yang ramah bagi seniman. -
Program Pembinaan
Dalam diskusi, banyak musisi yang menyarankan adanya program pembinaan khusus untuk meningkatkan kualitas karya mereka. Program ini bisa mencakup pelatihan teknis maupun pengembangan keterampilan dalam pemasaran karya seni. -
Peningkatan Kegiatan Budaya
Mereka juga berharap agar kegiatan seni budaya dapat lebih ditingkatkan, baik dalam bentuk festival musik maupun pertunjukan rutin yang melibatkan berbagai genre musik.
Peran Musik dalam Membangun Identitas Budaya
Musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi alat untuk membangun identitas budaya. Di Sulawesi Utara, musik tradisional sering kali menjadi representasi dari kekayaan budaya yang ada. Dengan dukungan pemerintah, musik bisa menjadi jembatan antara generasi muda dan warisan budaya yang telah lama ada.
-
Mengedepankan Kreativitas Generasi Muda
Gubernur YSK menekankan pentingnya memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang. Musik menjadi salah satu media yang efektif dalam mengekspresikan kreativitas dan membangun identitas diri. -
Menjaga Keberagaman Budaya
Dengan berbagai genre musik yang hadir dalam pertemuan ini, seperti pop, keroncong, jazz, dan musik tradisional, terlihat betapa kaya dan beragamnya budaya di Sulawesi Utara. Pemerintah diharapkan dapat menjaga keberagaman ini dengan mempromosikan berbagai bentuk seni musik.
Kesimpulan
Pertemuan antara Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling dengan Komunitas Musik Sulawesi Utara adalah langkah penting dalam membangun hubungan yang lebih kuat antara pemerintah dan para pelaku seni. Dengan dukungan yang diberikan, musik dapat menjadi alat yang kuat untuk memajukan kreativitas, memperkuat identitas budaya, dan menciptakan ruang bagi generasi muda yang penuh talenta.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar