Gubernur Sumut Lantik Empat Pejabat Eselon II, Minta Kerja Cepat dan Akurat

Gubernur Sumut Lantik Empat Pejabat Eselon II, Minta Kerja Cepat dan Akurat

Pelantikan Eselon II di Sumut, Bobby Nasution Tekankan Kecepatan dan Kolaborasi

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution baru-baru ini melantik empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Pelantikan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat struktur pemerintahan yang lebih efisien dan responsif, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul, termasuk penanganan bencana.

Bobby menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam bekerja, terutama bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap mereka dapat bekerja dengan optimal agar bisa memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan pasca-bencana.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Empat pejabat Eselon II yang dilantik antara lain:

  • Rahmat Hidayat Siregar sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim).
  • Nurbaiti Harahap sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
  • Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Sosial.
  • Sri Suraiani Purnamawati sebagai Direktur UPTD Khusus RS Jiwa Prof. Dr. M Ildrem.

Setiap jabatan ini memiliki peran strategis dalam menjalankan berbagai program pemerintah, terutama dalam konteks penanganan bencana. Misalnya, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) berperan dalam pembangunan hunian sementara (huntap) untuk para korban bencana. Sementara itu, DPMPTSP bertugas mengatasi dampak ekonomi dari bencana, seperti kesulitan usaha dan investasi.

Peran Penting OPD dalam Penanganan Bencana

Bobby menyampaikan bahwa Dinas Sosial harus bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk membantu para korban bencana, baik secara langsung maupun melalui program-program khusus. Di sisi lain, Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. M Ildrem juga memiliki peran penting dalam memulihkan kondisi mental para korban bencana.

“Saya minta bekerja cepat dan tepat karena kita perlu percepatan terutama dalam pemulihan pasca bencana,” ujar Bobby saat memberikan arahan usai pelantikan eselon II di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (2/1).

Fokus pada Kerja Kolaboratif

Selain menekankan kecepatan, Bobby Nasution juga mengingatkan pentingnya kerja kolaboratif. Menurutnya, kolaborasi tidak hanya sekadar bekerja bersama, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Tahun 2026 banyak PR yang harus kita selesaikan, termasuk penyelesaian pascabencana, saya minta tolong memaknai kolaborasi itu kecepatan dan ketepatan,” katanya.

Pembatasan Tender untuk Program yang Memakan Waktu

Bobby juga menegaskan perlunya pembatasan waktu tender untuk berbagai program yang memakan waktu lama. Hal ini dimaksudkan agar proyek-proyek tersebut bisa berjalan lebih cepat dan hasilnya lebih optimal.

“Maksimal 5 atau 6 bulan (tender) karena kalau kerja di bulan 8 atau 9 masuk musim hujan, enggak selesai itu, kalau bulan 5-6 belum tender kasih bintang saja langsung, karena kerjaannya bisa tidak selesai atau hasilnya buruk,” tegas Bobby.

Kesimpulan

Pelantikan empat pejabat Eselon II di Sumut menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan efisiensi pemerintahan. Dengan fokus pada kecepatan, ketepatan, dan kolaborasi, Bobby Nasution berharap pemerintah provinsi dapat lebih responsif dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pemulihan pasca-bencana.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan