Hadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Jatim, Barito Putera gagal bawa pulang poin penuh

Hadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Jatim, Barito Putera gagal bawa pulang poin penuh

nurulamin.pro - Barito Putera gagal membawa pulang poin penuh usai ditahan imbang Persela Lamongan tanpa gol pada laga pekan ke-15 Liga Championship 2025/2026. Bertanding di Stadion Surajaya, Lamongan, kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Kendati demikian Barito Putera masih bercokol di puncak klasemen sementara wilayah timur. Barito Putera mengemas 35 angka beda dua poin dari PSS Sleman di posisi runner up.

Sedangkan Persela Lamongan juga kokoh di posisi kelima dengan 25 poin. Jaraknya empat angka dari Deltras FC di posisi keenam.

Sejak awal laga, Persela yang bertindak sebagai tuan rumah langsung tampil agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan Laskar Joko Tingkir untuk menguasai jalannya pertandingan.

Sementara, Laskar Antasari memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan skema serangan balik cepat. Pola tersebut beberapa kali merepotkan lini pertahanan Persela.

Peluang pertama Barito Putera hadir di menit ke-10 setelah Jhon Mena dijatuhkan Alexsandro di area berbahaya. Tendangan bebas pun didapatkan. Eksekusi mengarah ke Fabiano Beltrame, namun sundulannya masih mengenai pemain Persela dan gagal berbuah gol.

Barito kembali memperoleh peluang emas. Umpan cut back dari Adam Malik sempat mengarah ke Jhon Mena, namun penyelesaian akhir sang penyerang belum menemui sasaran.

Bahkan, sepakan kaki kiri Jhon Mena dalam kesempatan lain masih menyamping dari gawang Persela.

Persela Lamongan tak tinggal diam. Tim tuan rumah juga beberapa kali mengancam melalui serangan cepat. Salah satu peluang didapatkan oleh Aimar, namun belum mampu mengubah skor.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan. Barito Putera terlihat lebih banyak menunggu di area sendiri sambil mengandalkan counter attack.

Strategi tersebut nyaris membuahkan hasil, tetapi disiplin lini belakang Persela mampu mematahkan setiap peluang.

Dengan intensitas yang tinggi, sejumlah pelanggaran sempat menghentikan sementara laga untuk perawatan maupun protes pemain lawan. Ketegangan memuncak di masa injury time. Bek senior Barito Putera, Fabiano Beltrame, harus menerima kartu merah dari wasit usai melakukan pelanggaran.

Meski unggul jumlah pemain di menit-menit akhir, Persela gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol kemenangan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tetap bertahan imbang tanpa gol. (dra)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan