Haknya Tak Ingin Dipoligami, Reaksi Insanul Fahmi Muncul saat Wardatina Mawa Ingin Bercerai

Kondisi Rumah Tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi

Rumah tangga antara konten kreator Wardatina Mawa dan pengusaha muda Insanul Fahmi terus menjadi sorotan publik. Setelah beberapa waktu lalu dikabarkan menikahi Inara Rusli secara siri, perseteruan antara kedua pasangan ini semakin memanas. Wardatina Mawa tetap bersikukuh untuk bercerai dengan Insanul Fahmi, meskipun pihak suami mengatakan bahwa ia ingin mempertahankan hubungan pernikahan.

Menurut kuasa hukum Insanul Fahmi, Dedy DJ, keputusan Mawa untuk tidak ingin dipoligami adalah haknya. Ia menegaskan bahwa Mawa memiliki alasan sendiri yang membuatnya menolak tawaran poligami dari Insan. "Kalau itu kan kembali lagi kepada Mbak Mawa sendiri," ujar Dedy. Ia juga menambahkan bahwa Mawa sedang mencari keadilan dan kepastian dalam hidupnya.

Sementara itu, Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025, terkait dugaan perzinaan. Proses hukum ini dianggap sebagai langkah yang harus dihormati oleh semua pihak. "Ya, dengan dia merasa dirinya terzalimi kemudian dia mencoba untuk mencari satu kepastian hukum ya kita harus menghormati proses itu," tambah Dedy.

Langkah Tegas Wardatina Mawa

Wardatina Mawa tampaknya sudah memutuskan untuk berpisah sepenuhnya dengan Insanul Fahmi. Kuasa hukumnya, Darma Praja Pratama, menyebut bahwa Mawa akan segera mengajukan gugatan perceraian setelah laporan dugaan perzinaan selesai. "Mawa udah tegas bahwa dia akan pisah, akan melakukan gugatan perceraian," jelas Darma. Meski begitu, ia mengatakan bahwa proses hukum ini membutuhkan waktu dan tenaga.

Darma juga menegaskan bahwa Mawa tidak ingin hidup bersama Insanul Fahmi dan Inara Rusli. "Sudah (mantap bercerai) apalagi untuk di poligami gitu," katanya. Selain itu, kondisi psikis Mawa terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia kini lebih aktif dalam berbagai kegiatan positif, sehingga membantu proses pemulihan dirinya.

Alasan Insanul Fahmi Memilih Poligami

Di sisi lain, Insanul Fahmi akhirnya buka suara mengenai alasan yang membuatnya memilih poligami. Ia mengungkapkan bahwa selama tujuh tahun pernikahannya dengan Mawa, mereka sering mengalami konflik. Menurutnya, sikap Mawa yang keras dan posesif membuatnya merasa tidak nyaman di rumah.

Insan menjelaskan lima sikap Mawa yang membuatnya merasa tidak nyaman:

  • Cara berbicara yang keras
    Setiap hari, Insan merasa diperlakukan dengan cara bicara yang kasar. Bahkan ketika pulang kerja lelah, Mawa tetap bersikap keras tanpa memperhatikan momen atau situasi yang tepat.

  • Sikap posesif
    Mawa pernah meminta agar karyawan perempuan di perusahaan Insan dipecat, meski tidak ada alasan objektif. Sikap ini dinilai terlalu posesif dan membuat Insan merasa tidak nyaman.

  • Sering keluar rumah tanpa izin
    Mawa sering meninggalkan rumah tanpa memberi tahu suaminya terlebih dahulu. Hal ini membuat Insan merasa tidak dihargai.

  • Lebih mendengarkan teman daripada suami
    Insan merasa bahwa Mawa lebih percaya pendapat teman-temannya daripada nasihat suaminya. Ini membuatnya merasa diabaikan dalam kehidupan rumah tangganya.

  • Tidak merespons ajakan berhubungan suami-istri
    Salah satu hal terberat bagi Insan adalah ketika Mawa sering menolak ajakan berhubungan intim. Hal ini membuatnya merasa tidak dihargai sebagai suami.

Meski demikian, Insan menegaskan bahwa ia telah berusaha menjadi suami terbaik. Ia memenuhi kewajibannya sebagai suami dan ayah. Namun, ia merasa tidak bisa merasa tenang di rumah karena kondisi yang terus-menerus konflik. "Yang aku harapin pengin ada ketenangan di rumah," ujarnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan