Hampir Hancurkan AC Milan, Wasit VAR Dihukum Turun ke Serie B


Pertandingan antara AC Milan melawan Lazio dalam pekan ke-13 Liga Italia, Minggu (30/11/2025) di San Siro, mengalami insiden yang cukup kontroversial. Di menit akhir pertandingan, terjadi perdebatan besar mengenai apakah wasit harus memberikan penalti kepada Lazio atau tidak.

Pada saat itu, Milan sedang unggul 1-0 dan bola sepakan Alessandro Romagnoli mengenai tangan kiri Strahinja Pavlovic yang sedang menjaga Adam Marusic. Wasit Giuseppe Collu memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan, sehingga tidak memberikan penalti kepada Lazio. Hal ini langsung memicu reaksi dari pelatih Milan, Massimiliano Allegri, serta asisten pelatih Lazio, Marco Ianni.

Sebagai mantan wasit yang kini menjadi komentator, Luca Marelli menyatakan bahwa putusan Collu sudah benar. Menurutnya, tidak ada alasan untuk memberikan penalti karena beberapa faktor, seperti posisi bola yang terlalu dekat dengan pemain, tangan Pavlovic yang tidak bergerak ke arah bola, dan posisi badannya yang sedang berbalik. "Tidak ada elemen yang bisa mendukung pemberian penalti," ujarnya.

Putusan Collu kemudian dikonfirmasi oleh Komisi Wasit Italia. Namun, wasit VAR Aleandro Di Paolo justru memerintahkan Collu untuk melihat monitor. Proses peninjauan tersebut berlangsung cukup lama, sehingga memicu ketegangan antara para pelatih. Akibat argumen keras yang terjadi, Allegri dan Ianni akhirnya diberi kartu merah oleh Collu.

Pada akhirnya, Collu tetap pada keputusan awalnya bahwa tidak ada penalti yang diberikan. Bahkan, ia justru menyatakan bahwa Marusic melakukan pelanggaran terhadap Pavlovic. Ini membuat banyak orang terkejut karena situasi sebenarnya berbeda.

Komisi Wasit Italia akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. Mereka menegaskan bahwa ada dua kesalahan yang dilakukan oleh Di Paolo dan Collu. Keputusan awal Collu sudah benar, sehingga Di Paolo seharusnya tidak perlu memerintahkan peninjauan ulang. Kesalahan Di Paolo hampir berdampak besar bagi AC Milan, karena jika Collu sampai memberikan penalti kepada Lazio dan gol tercipta, skor pertandingan bisa berakhir 1-1.

Alih-alih memimpin klasemen Serie A, Milan bisa saja hanya berada di peringkat lima dengan 26 poin. Namun, Collu juga melakukan kesalahan karena tidak ada pelanggaran yang dilakukan Marusic, sehingga seharusnya Lazio mendapatkan sepak pojok, bukan Milan yang memperoleh tendangan bebas.

Atas kesalahannya yang dianggap cukup berat, Di Paolo harus menerima hukuman. Menurut Football Italia, dia setidaknya akan diparkir untuk pekan berikutnya. Seperti dikutip dari Gazzetta, Di Paolo juga akan didegradasi ke Serie B. Meskipun tidak akan diskors dalam waktu yang lama, dia harus memulai kembali dari divisi dua sampai bisa membuktikan diri lagi layak menjadi ofisial pertandingan di divisi utama.

Aleandro Di Paolo sebenarnya tidak memiliki pengalaman yang cukup sebagai wasit utama di Serie A. Dari data Transfermarkt, dia lebih sering bertugas di Serie B (145 kali) dibandingkan Serie A (4). Namun, ia telah memiliki 260 penampilan sebagai wasit VAR di Serie A.

Di sisi lain, Collu dikabarkan tidak mendapatkan hukuman kendati juga melakukan kesalahan. Blunder yang dibuatnya dinilai tidak sefatal Di Paolo, sehingga Collu bisa langsung bertugas lagi di Serie A pada pekan depan. Oleh sejumlah pengamat, Collu bahkan dinilai telah menyelamatkan muka VAR karena bertahan pada keputusan awal.

"Collu adalah seseorang yang jenius. Dia mengembalikan keadilan," ujar komentator kondang, Paolo Condo. Ia menyebut bahwa Collu berhasil menyelamatkan muka VAR yang menurut pendapatnya membuat instruksi yang absurd.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan