Hanya 5 Kemenangan dari 12 Duel, Pasangan Chelsea Tak Boleh Main Bersama Lagi

Hanya 5 Kemenangan dari 12 Duel, Pasangan Chelsea Tak Boleh Main Bersama Lagi

Kondisi Chelsea yang Memprihatinkan Setelah Kekalahan dari Bournemouth

Chelsea kini menghadapi situasi yang sangat menantang setelah kekalahan telak 3-1 dari Bournemouth di Elland Road. Pemain-pemain utama seperti Cole Palmer dan Liam Delap gagal memberikan dampak signifikan dalam pertandingan tersebut, sementara para penyerang lainnya juga tidak mampu memecah kebuntuan.

Cole Palmer, yang kembali masuk dalam starting XI Enzo Maresca, tampil buruk dengan kehilangan bola sebanyak 16 kali. Hal ini membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling dikeluhkan oleh fans dan pelatih. Sementara itu, Liam Delap, yang diboyong dari Ipswich Town dengan biaya £30 juta, masih belum mencetak gol sama sekali dalam laga Liga Inggris untuk The Blues. Ia bahkan hanya bertahan selama 32 menit sebelum harus ditarik keluar karena performanya yang tidak memuaskan.

Marc Guiu dan Joao Pedro juga gagal memperlihatkan ketajaman yang diharapkan. Guiu hanya melepaskan dua tembakan yang tidak meyakinkan dari 25 sentuhan minimalnya, sedangkan Pedro terus berada dalam masa sulit dengan empat pertandingan tanpa gol.

Masalah di Lini Depan Chelsea

Kekalahan dari Bournemouth semakin memperkuat kekhawatiran tentang kemampuan lini depan Chelsea. Gary Neville dari Sky Sports menyebut bahwa para penyerang saat ini tidak "pada level" untuk mengangkat gelar Liga Primer. Hal ini memicu spekulasi bahwa klub akan mencari bantuan baru pada bursa transfer Januari.

Salah satu target yang dikaitkan adalah Serhou Guirassy dari Borussia Dortmund. Chelsea tampaknya membutuhkan penyerang yang bisa memberikan kontribusi langsung di lapangan, bukan hanya sebagai cadangan.

Permainan Duo Sayap yang Tidak Memuaskan

Selain masalah di lini depan, permainan duo sayap Chelsea juga menjadi sorotan. Pedro Neto dan Alejandro Garnacho tidak mampu memberikan dampak yang diharapkan dalam pertandingan melawan Bournemouth. Mereka hanya berhasil menyelesaikan satu dari enam dribel mereka, dengan angka-angka yang tidak memuaskan menjelang akhir pertandingan.

Statistik Sofascore menunjukkan bahwa keduanya memiliki performa yang sangat mengecewakan. Dari total 22 kali penguasaan bola antara mereka, hanya satu upaya yang tepat sasaran ke gawang Dorde Petrovic. Meski ada beberapa perbedaan dalam statistik seperti jumlah sentuhan dan keberhasilan umpan, keduanya tetap tidak mampu menciptakan gol atau assist.

Estevao dan Jamie Gittens sebagai Alternatif

Merespons kegagalan duo sayap tersebut, Enzo Maresca kemungkinan besar akan mempertimbangkan perubahan susunan pemain. Estevao, yang telah mencetak gol penting dalam pertandingan Liga Champions melawan Barcelona, bisa menjadi pilihan utama di sebelah kanan. Kemampuannya untuk maju cepat dan meneror bek lawan akan menjadi perbedaan yang signifikan dari penampilan Neto dan Garnacho.

Di sisi kiri, Jamie Gittens juga dipertimbangkan sebagai pengganti Garnacho. Ia berhasil menyelesaikan seluruh 100 persen dribelnya dalam pertandingan melawan Leeds, menunjukkan potensi yang layak untuk dimanfaatkan.

Axel Disasi dan Peluang Pindah

Di sisi lain, bek Chelsea Axel Disasi juga menjadi incaran klub-klub besar di Eropa. Olympique Lyon, Newcastle United, Borussia Dortmund, Juventus, West Ham United, dan Galatasaray semua tertarik mendapatkan jasa bek asal Prancis ini. Lyon disebut-sebut sebagai kandidat terkuat, meskipun tawaran mereka bergantung pada kesediaan Chelsea untuk mensubsidi sebagian gajinya.

Disasi, yang diboyong dari AS Monaco dengan harga £38 juta, memiliki reputasi sebagai pemain yang stabil dan berpengalaman. Minat dari Newcastle United juga menunjukkan bahwa ia bisa menjadi solusi jangka pendek bagi tim yang sedang menghadapi krisis bek.

Kesimpulan

Dengan performa yang mengecewakan di lini depan dan sayap, Chelsea membutuhkan perubahan drastis jika ingin bangkit dari keterpurukan. Transfer Januari menjadi momen penting untuk memperbaiki keadaan, baik melalui rekrutan baru maupun rotasi pemain. Dengan begitu, The Blues bisa kembali menunjukkan performa yang layak di Liga Inggris dan kompetisi-kompetisi lainnya.




Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan