Hanya Menang Dua Kali Sebulan, Maresca Mulai Buat Petinggi Chelsea Kehilangan Kesabaran


Petinggi klub Chelsea mulai menunjukkan ketidakpuasan terhadap pelatih mereka, Enzo Maresca, setelah hanya meraih dua kemenangan dalam satu bulan terakhir. Di bulan Desember 2025, The Blues mengalami serangkaian hasil yang tidak memuaskan di berbagai kompetisi yang mereka ikuti.

Total delapan pertandingan telah dimainkan oleh Chelsea pada akhir tahun 2025. Delapan laga tersebut terdiri dari enam pertandingan Liga Inggris, satu laga Liga Champions, dan satu pertandingan Carabao Cup. Dari delapan pertandingan tersebut, Chelsea hanya mampu meraih dua kemenangan. Kemenangan itu diraih saat menghadapi tim kasta ketiga, Cardiff City, di ajang Carabao Cup, serta saat mengalahkan Everton di Liga Inggris.

Sementara itu, di enam pertandingan lainnya, Chelsea menelan tiga kekalahan dan tiga hasil imbang. Baru-baru ini, The Blues kalah dari Aston Villa dengan skor 1-2 di kandang sendiri, serta bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth.

Dengan catatan ini, para petinggi klub mulai kehilangan kesabaran terhadap Maresca dan memberikan sinyal bahwa pelatih asal Italia itu bisa saja dilengserkan. Beberapa pihak di dalam klub mulai meragukan masa depan Maresca di Stamford Bridge.

Selain hasil buruk yang diraih, ada alasan lain yang membuat Maresca semakin diperhitungkan untuk diganti. Salah satunya adalah sikapnya yang terlalu sering berbicara kepada media dan secara terbuka mengkritik kebijakan manajemen klub. Sebelum mencatat hasil negatif, Maresca pernah menyampaikan kritik terhadap dukungan yang dinilainya kurang selama periode sulit.

Hal ini membuat pihak pemilik klub, seperti Beghdad Eghbali, serta direktur Lawrence Stewart dan Paul Wintansley, merasa tidak nyaman. Mereka lebih ingin Maresca fokus pada pekerjaannya untuk meningkatkan performa tim dan pemain yang telah diboyong oleh petinggi klub. Namun, Maresca justru merasa pendapatnya sebagai pelatih perlu dipertimbangkan.

Salah satu contohnya terjadi pada musim panas 2025, ketika Maresca meminta bek baru karena cedera ACL yang dialami Levi Colwill. Alih-alih mendatangkan bek tambahan, manajemen klub tidak memenuhi permintaan tersebut.

Meski demikian, Maresca tetap menegaskan komitmennya terhadap Chelsea, mengingat kontraknya masih berlangsung hingga Juni 2029. Namun, banyak spekulasi yang menyebut bahwa Maresca mungkin akan meninggalkan klub di akhir musim 2025-2026, terlepas dari apakah ia dipecat atau mengundurkan diri.

Beberapa rumor menyebutkan bahwa Maresca menjadi salah satu kandidat pengganti Pep Guardiola di Manchester City. Di sisi lain, Chelsea juga mulai bersiap mengantisipasi kemungkinan pergi Maresca.

Beberapa nama pelatih mulai dilirik oleh manajemen The Blues, antara lain Liam Rosenior (Strasbourg), Cesc Fabregas (Como), dan Filipe Luis (Flamengo).

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan