
Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah di Kabupaten Bantul
Harga cabai dan bawang merah di pasaran Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini terjadi sejak seminggu lalu dan terus berlanjut hingga saat ini. Berdasarkan pantauan terbaru, harga cabai merah keriting mencapai Rp66.600 per kilogram, sementara cabai merah besar sekitar Rp40 ribu per kilogram. Untuk cabai rawit merah, harga tertinggi mencapai Rp87 ribu per kilogram.
Peningkatan harga tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah musim hujan yang memengaruhi produksi cabai. Menurut Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, penurunan produksi cabai membuat pasokan di pasar menjadi lebih sedikit dibanding bulan-bulan sebelumnya. Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa kondisi pasokan di beberapa pasar tradisional masih aman.
- Di beberapa pasar rakyat, pasokan cabai masih tersedia. Namun, untuk cabai merah besar dan cabai rawit kecil, ada beberapa pasar yang mengalami kekosongan. Akan tetapi, komoditas tersebut masih tersedia di pasar-pasar lain, termasuk cabai merah keriting dan cabai rawit merah.
Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Saat ini, harga rata-rata bawang merah mencapai Rp51 ribu per kilogram, meningkat dari Rp46.500 per kilogram seminggu sebelumnya. Penyebab kenaikan harga ini sama dengan cabai, yaitu menurunnya pasokan akibat hasil panen yang tidak maksimal.
- Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama penurunan produksi komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah. Pihak dinas berharap para petani dapat terus menanam cabai pada setiap musim untuk menjaga ketersediaan stok dan mencegah lonjakan harga.
Selain itu, pihak dinas juga melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mengendalikan kenaikan harga menjelang momen Natal dan Tahun Baru 2025. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan pasar murah di Kapanewon Pajangan. Tujuannya adalah untuk menekan harga jual komoditas tersebut agar tetap stabil.
Pemantauan Harga Pangan Secara Rutin
Pihak dinas juga melakukan pemantauan harga pangan secara rutin, termasuk di Pasar Bumi Projotamansari. Tim pengendalian inflasi daerah (TPID) akan turut terlibat dalam pemantauan harga menjelang akhir tahun. Hal ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga di pasar dan mencegah gejolak ekonomi akibat kenaikan harga yang berlebihan.
Tanggapan Wakil Bupati Bantul
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan bahwa kenaikan harga cabai dan bawang merah bukanlah hal yang tidak wajar. Ia menjelaskan bahwa fluktuasi harga biasanya terjadi karena pengaruh cuaca. Meski demikian, pihaknya tetap memantau situasi secara ketat dan berupaya untuk menjaga stabilitas harga di wilayah Bantul.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar