Harga dan Spesifikasi HP Samsung S26, S26+, S26 Ultra, Dirilis Maret 2026

Kabar Terbaru Mengenai Galaxy S26 dan Spesifikasi yang Dibocorkan

Samsung kembali menjadi sorotan dalam dunia teknologi setelah muncul bocoran mengenai kehadiran ponsel terbarunya, Galaxy S26. Ponsel ini digadang-gadang akan meluncur pada awal tahun 2026 dan diharapkan menjadi salah satu smartphone flagship terbaik yang pernah dirilis.

Galaxy S26 diprediksi hadir dalam tiga varian, yaitu Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Dari ketiganya, Galaxy S26 Ultra menjadi primadona karena membawa spesifikasi tercanggih. Penerus dari Galaxy S25 ini juga disebut memiliki peningkatan signifikan di berbagai sektor, termasuk prosesor, pengisian daya, serta kapasitas memori dan penyimpanan.

Bocoran Spesifikasi Galaxy S26

Berdasarkan informasi terbaru dari SamMobile, Galaxy S26 Ultra dengan nomor model SM-S948B dan SM-S948U ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Prosesor ini diklaim sebagai salah satu yang paling kuat di dunia hingga akhir 2025. Beberapa keunggulan dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 antara lain:

  • Fabrikasi TSMC 3 nm
  • 8 inti dengan arsitektur Qualcomm Oryon generasi ke-3
  • Dua inti utama (Prime) hingga 4,6 GHz
  • Performa tinggi dan efisiensi daya baterai
  • Dukungan fitur berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

Namun, kabar lain menyebutkan bahwa model di Korea Selatan kemungkinan akan menggunakan chip Exynos 2600. Hal ini menunjukkan bahwa Samsung masih mempertimbangkan beberapa opsi untuk pasar lokal.

Pengisian Daya yang Lebih Cepat

Samsung juga berencana meningkatkan kemampuan pengisian daya Galaxy S26 Ultra. Saat ini, pengisian nirkabel 15W dinilai lambat oleh banyak pengguna. Untuk itu, Galaxy S26 Ultra akan mendukung pengisian nirkabel hingga 25W, sementara Galaxy S26 dan S26+ diperkirakan tetap menggunakan 15W.

Untuk pengisian kabel, masing-masing model akan memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Galaxy S26 Ultra: 60W (Super Fast Charging 3.0)
  • Galaxy S26+: 45W
  • Galaxy S26: 25W

Kapasitas RAM dan Penyimpanan

Dari sisi memori dan penyimpanan, Samsung diperkirakan mempertahankan konfigurasi serupa Galaxy S25. Galaxy S26 dan S26+ tersedia dalam dua varian:

  • RAM 12GB + penyimpanan 256GB
  • RAM 12GB + penyimpanan 512GB

Sementara itu, Galaxy S26 Ultra hadir lebih fleksibel dengan beberapa pilihan:

  • RAM 12GB + penyimpanan 256GB
  • RAM 12GB + penyimpanan 512GB
  • RAM 12GB + penyimpanan 1TB
  • RAM 16GB + penyimpanan 1TB (khusus Tiongkok)

Samsung juga diperkirakan akan meningkatkan kecepatan memori dari 8,7Gbps menjadi 10,5Gbps, yang akan meningkatkan kinerja kamera, terutama dalam pemrosesan multi-frame.

Bocoran Harga Galaxy S26

Keputusan Samsung untuk tidak menaikkan harga seri Galaxy S26 menjadi perhatian besar. Sebelumnya sempat muncul isu kenaikan harga akibat biaya komponen yang semakin mahal. Namun, menurut laporan dari phonearena, Samsung akan mempertahankan harga Galaxy S26 sama seperti Galaxy S25.

Harga yang diberikan adalah:

  • Galaxy S26: US$799
  • Galaxy S26 Plus: US$999
  • Galaxy S26 Ultra: US$1.299

Jika dirupiahkan dengan asumsi kurs Rp15.800 per dolar AS, maka harga Galaxy S26 diperkirakan berada di kisaran Rp12,6 juta. Sementara itu, Galaxy S26 Plus berada di sekitar Rp15,7 juta, dan Galaxy S26 Ultra tembus Rp20,5 juta.

Keputusan ini disebut berasal dari laporan Maeil Business Newspaper di Korea Selatan. Samsung dikabarkan tidak ingin kehilangan pangsa pasar dari Apple maupun merek ponsel asal China yang agresif dalam harga dan spesifikasi.

Jadwal Peluncuran dan Perubahan Desain

Menurut bocoran dari leaker Ice Universe, Galaxy S26 Series dijadwalkan diperkenalkan pada 25 Februari 2026 di Amerika Serikat dan mulai dipasarkan pada awal Maret 2026.

Dari sisi pembaruan, seri ini disebut hanya membawa perubahan desain terbatas serta peningkatan chipset yang lebih cepat.

Samsung juga akan mempertahankan harga ponsel lipatnya. Galaxy Fold 8 diperkirakan tetap dijual di harga US$1.999 atau sekitar Rp31,6 juta, sedangkan Galaxy Flip 8 berada di US$1.099 atau sekitar Rp17,3 juta, masih mengacu pada kurs yang sama.

Meski menahan harga flagship, Samsung tetap mencari ruang pertumbuhan. Phonearena melaporkan Samsung berencana menaikkan harga beberapa model Galaxy A Series. Seri ini dinilai lebih fleksibel untuk penyesuaian harga karena menyasar segmen entry-level dan menengah dengan volume penjualan besar.

Langkah ini dianggap realistis, mengingat Galaxy S dan Z Series sudah berada di kelas harga premium. Dengan strategi tersebut, Samsung berusaha menjaga daya saing tanpa membuat konsumen flagship merasa terbebani.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan