
JAKARTA, nurulamin.pro
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada pekan terakhir Desember 2025. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas melonjak sebesar Rp16.000 per gram.
Tren positif ini membuat harga emas Antam meningkat dari posisi sebelumnya yaitu Rp2.589.000 menjadi Rp2.605.000 per gram. Kenaikan ini menjadi kabar baik bagi para investor yang menjadikan logam mulia sebagai aset lindung nilai menjelang pergantian tahun.
Selain kenaikan harga beli, harga jual kembali atau buyback juga mengalami penguatan. Antam menetapkan harga buyback di level Rp2.464.000 per gram.
Beberapa hal penting yang perlu diketahui terkait transaksi buyback adalah sebagai berikut:
- Transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP, sementara non-NPWP dikenakan potongan 3 persen.
- Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan tetap dikenakan PPh 22.
- Bagi pemegang NPWP, potongan pajak sebesar 0,45 persen, sedangkan untuk non-NPWP sebesar 0,9 persen. Setiap transaksi akan disertai dengan bukti potong pajak.
Berikut rincian harga emas Antam pada hari Sabtu, 27 Desember 2025:
- 0,5 gram: Rp1.352.500
- 1 gram: Rp2.605.000
- 2 gram: Rp5.150.000
- 3 gram: Rp7.700.000
- 5 gram: Rp12.800.000
- 10 gram: Rp25.545.000
- 25 gram: Rp63.737.000
- 50 gram: Rp127.395.000
- 100 gram: Rp254.712.000
- 250 gram: Rp636.515.000
- 500 gram: Rp1.272.820.000
- 1.000 gram: Rp2.545.600.000
Kenaikan harga emas Antam ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi para investor, tetapi juga menjadi indikasi bahwa permintaan terhadap logam mulia semakin meningkat. Dengan kondisi pasar yang dinamis, para pemegang emas batangan perlu memperhatikan aturan pajak yang berlaku agar dapat memaksimalkan keuntungan dari investasi mereka.
Selain itu, masyarakat yang tertarik untuk membeli atau menjual emas batangan juga disarankan untuk selalu memantau perkembangan harga secara berkala. Hal ini akan membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat dan menghindari risiko kerugian akibat fluktuasi harga.
Dengan adanya kenaikan harga emas, banyak orang mulai mempertimbangkan logam mulia sebagai salah satu alternatif investasi yang aman dan stabil. Meskipun demikian, penting untuk tetap memahami mekanisme dan regulasi yang berlaku agar bisa mengelola investasi dengan lebih baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar