Harga Emas Antam Naik, 1 Gram Jadi Rp 2,431.000 Hari Ini

Harga Emas Antam Naik, 1 Gram Jadi Rp 2,431.000 Hari Ini

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Berikut Daftar Lengkapnya

Harga emas Antam pada hari ini, Kamis (11/12/2025), mengalami kenaikan. Harga per gram emas Antam kini mencapai Rp 2.431.000, naik sebesar Rp 15.000 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di angka Rp 2.416.000 per gram. Kenaikan ini juga berdampak pada harga jual kembali (buyback) emas, yang kini mencapai Rp 2.291.000 per gram, meningkat dari sebelumnya sebesar Rp 15.000.

Untuk ukuran terkecil, emas Antam dalam bentuk 0,5 gram dapat dibeli dengan harga Rp 1.265.500. Harga tersebut menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin membeli emas dalam ukuran kecil. Selain itu, harga emas batangan untuk berbagai ukuran juga telah dirangkum sebagai berikut:

  • Harga emas batangan 0,5 gram: Rp 1.265.500
  • Harga emas batangan 1 gram: Rp 2.431.000
  • Harga emas batangan 2 gram: Rp 4.802.000
  • Harga emas batangan 3 gram: Rp 7.178.000
  • Harga emas batangan 5 gram: Rp 11.930.000
  • Harga emas batangan 10 gram: Rp 23.805.000
  • Harga emas batangan 25 gram: Rp 59.387.000
  • Harga emas batangan 50 gram: Rp 118.695.000
  • Harga emas batangan 100 gram: Rp 237.312.000
  • Harga emas batangan 250 gram: Rp 593.015.000
  • Harga emas batangan 500 gram: Rp 1.185.820.000
  • Harga emas batangan 1000 gram: Rp 2.371.600.000

Harga emas hari ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung pada kondisi pasar internasional. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk selalu memantau perubahan harga secara berkala agar tidak tertipu atau kehilangan kesempatan investasi.

Tips Membedakan Emas Asli dan Palsu

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas, penting untuk mengetahui cara membedakan emas asli dan palsu. Berikut beberapa tips yang bisa digunakan:

  1. Cari tanda khusus emas atau kode produksinya
    Emas asli biasanya memiliki stempel atau ciri khas yang menunjukkan persentase kemurnian logam mulia. Namun, untuk emas perhiasan yang sudah usang, tanda ini bisa saja hilang akibat aus. Pastikan untuk memeriksa dengan teliti.

  2. Tes magnet
    Emas asli tidak akan tertarik oleh magnet. Jika emas tertarik oleh magnet, kemungkinan besar itu adalah emas palsu yang mengandung logam lain seperti besi. Gunakan magnet kuat untuk uji coba.

  3. Uji tenggelamkan emas
    Emas bersifat padat dan akan tenggelam jika direndam dalam air. Uji ini bisa membantu memastikan keaslian emas. Pastikan tidak ada permata atau hiasan lain yang memengaruhi hasil.

  4. Uji keausan
    Emas asli tidak mudah mengalami keausan. Jika emas terlihat tergores, berbintik, atau ada warna logam lain yang terlihat, kemungkinan besar itu bukan emas murni.

  5. Uji asam nitrat
    Tes ini dilakukan dengan menggunakan asam nitrat. Jika logam berubah warna menjadi hijau, itu menunjukkan adanya logam tidak mulia. Jika berubah menjadi kuning, maka itu adalah kuningan berlapis emas. Jika tidak bereaksi sama sekali, maka itu emas asli.

Jenis-Jenis Emas Berdasarkan Karat

Emas dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat kemurniannya, yaitu:

  1. 24 Karat
    Emas paling murni dengan kandungan 99,99% emas murni. Cocok untuk investasi, tetapi terlalu lunak untuk perhiasan sehari-hari.

  2. 22 Karat
    Mengandung 91,67% emas murni dan sisanya campuran logam lain. Lebih kuat dibandingkan 24 karat, cocok untuk perhiasan.

  3. 18 Karat
    Mengandung 75% emas murni. Pilihan populer untuk perhiasan karena cukup kuat dan tahan lama.

  4. 14 Karat
    Mengandung 58,3% emas murni. Lebih kuat dan tahan goresan, cocok untuk perhiasan yang sering digunakan.

Jenis-Jenis Emas Berdasarkan Warna

Selain berdasarkan karat, emas juga dikelompokkan berdasarkan warna:

  1. Emas Kuning
    Warna alami dari emas murni yang dicampur dengan logam seperti tembaga dan seng. Semakin tinggi karatnya, semakin cerah warna kuningnya.

  2. Emas Putih
    Hasil campuran emas murni dengan logam putih seperti paladium atau nikel. Diberi lapisan rhodium untuk memberikan kilau tahan lama.

  3. Rose Gold
    Memiliki warna kemerahan karena dicampur dengan tembaga. Lebih kuat dan tahan lama dibandingkan emas kuning dan putih.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan