Harga emas capai rekor bulan, perak tembus level tertinggi

berita , JAKARTA Harga emas hari ini mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu bulan setelah Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin yang menekan nilai tukar dolar AS. Sementara itu, harga perak melonjak hingga mencetak rekor baru.

Harga emas di pasar spot naik 1,2% menjadi US$4.280,08 per troy ounce, level tertinggi sejak 21 Oktober. Adapun, harga emas berjangka AS pengiriman Februari menguat 2,1% di posisi US$4.313 per ounce.

Sementara itu, harga perak spot melompat hampir 4% ke US$64,22 per ounce, mendekati rekor tertinggi US$64,31 yang sempat disentuh pada sesi sebelumnya.

Perak tampaknya menarik emas naik bersamanya, juga mendorong platinum dan paladium & saat ini momentumnya sangat kuat, ujar analis Marex, Edward Meir.

Dolar AS melemah ke level terendah delapan pekan terhadap sejumlah mata uang utama, membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli di luar negeri.

Inflasi belum benar-benar turun ke target 2% The Fed. Jadi ketika Anda menurunkan suku bunga dalam kondisi inflasi yang masih belum ideal, itu sangat bullish untuk emas, tambah Meir.

The Fed pada Rabu waktu setempat kembali memangkas suku bunga sebesar seperempat poin untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Namun, para pembuat kebijakan memberi sinyal kemungkinan jeda pemangkasan lebih lanjut sambil memantau kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi yang masih cenderung tinggi.

Suku bunga yang lebih rendah umumnya menjadi sentimen positif bagi emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil.

Presiden AS Donald Trump sejak awal periode keduanya pada Januari terus mendorong suku bunga yang lebih rendah, dan kandidat yang diajukan untuk memimpin The Fed berikutnya diperkirakan akan mempertahankan sikap tersebut. Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, saat ini disebut sebagai kandidat terkuat.

Pelaku pasar kini menanti rilis data non-farm payroll AS pada 16 Desember untuk mendapatkan arahan baru terkait kebijakan moneter The Fed.

Di sisi lain, regulator pensiun India pada Rabu mengizinkan investasi dana pensiun negara tersebut ke dalam ETF emas dan perak.

Berikut adalah beberapa informasi tambahan mengenai pergerakan harga logam mulia:

  • Emas Spot
  • Naik 1,2% menjadi US$4.280,08 per troy ounce
  • Level tertinggi sejak 21 Oktober

  • Emas Berjangka AS (Februari)

  • Menguat 2,1% di posisi US$4.313 per ounce

  • Perak Spot

  • Melompat hampir 4% ke US$64,22 per ounce
  • Mendekati rekor tertinggi US$64,31

  • Platinum

  • Naik 2,5% menjadi US$1.697,61

  • Paladium

  • Menguat 1,1% ke US$1.492,55

Selain itu, dolar AS melemah ke level terendah delapan pekan terhadap sejumlah mata uang utama, membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli di luar negeri.

"Inflasi belum benar-benar turun ke target 2% The Fed. Jadi ketika Anda menurunkan suku bunga dalam kondisi inflasi yang masih belum ideal, itu sangat bullish untuk emas," tambah Meir.

The Fed pada Rabu waktu setempat kembali memangkas suku bunga sebesar seperempat poin untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Namun, para pembuat kebijakan memberi sinyal kemungkinan jeda pemangkasan lebih lanjut sambil memantau kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi yang masih cenderung tinggi.

Suku bunga yang lebih rendah umumnya menjadi sentimen positif bagi emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil.

Presiden AS Donald Trump sejak awal periode keduanya pada Januari terus mendorong suku bunga yang lebih rendah, dan kandidat yang diajukan untuk memimpin The Fed berikutnya diperkirakan akan mempertahankan sikap tersebut. Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, saat ini disebut sebagai kandidat terkuat.

Pelaku pasar kini menanti rilis data non-farm payroll AS pada 16 Desember untuk mendapatkan arahan baru terkait kebijakan moneter The Fed.

Di sisi lain, regulator pensiun India pada Rabu mengizinkan investasi dana pensiun negara tersebut ke dalam ETF emas dan perak.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan