Harga Emas Hari Ini 2 Desember 2025: Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram di Pegadaian, Apa Kabar UBS?

Perubahan Harga Emas di Pasar Indonesia dan Dunia

Harga emas hari ini, Selasa 2 Desember 2025, mengalami perubahan yang bisa dilihat dari berbagai merek seperti Antam, UBS, dan Galeri24. Data harga tersebut dapat ditemukan di situs Pegadaian dan platform jual beli emas lainnya. Perubahan harga emas juga dipengaruhi oleh pasar dunia, sehingga penting untuk memantau informasi terkini.

Sepanjang tahun ini, harga emas telah meningkat lebih dari 30 persen, menjadikannya salah satu aset paling menarik dalam komoditas global. Lonjakan ini tidak lepas dari ekspektasi investor bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan segera menurunkan suku bunga.

Di pasar Indonesia, terdapat perbedaan harga antara merek UBS, Antam, dan Galeri24. Berikut rincian harga emas batangan, tabungan emas, serta perbandingan harga antara ketiga merek tersebut:

Harga Emas Logam Mulia Batangan di Pegadaian (Update Selasa 2 Desember 2025)

Denominasi Galeri24 Antam UBS
0,5 gram Rp 1.293.000 - Rp 1.350.000
1 gram Rp 2.466.000 - Rp 2.498.000
2 gram Rp 4.858.000 - Rp 4.957.000
5 gram Rp 12.054.000 - Rp 12.248.000
10 gram Rp 24.045.000 - Rp 24.368.000
25 gram Rp 59.964.000 - Rp 60.800.000
50 gram Rp 119.833.000 - Rp 121.350.000
100 gram Rp 239.549.000 - Rp 242.605.000
250 gram Rp 595.065.000 - Rp 606.332.000
500 gram Rp 1.190.129.000 - Rp 1.211.241.000
1.000 gram Rp 2.380.257.000 - -

Berdasarkan daftar resmi, emas Antam 1 gram dijual dengan harga Rp2.657.000, sedangkan harga buybacknya adalah Rp2.300.000 per gram. Kenaikan juga terlihat pada hampir seluruh ukuran emas Antam. Untuk ukuran 0,5 gram, Pegadaian mematok harga jual Rp1.384.000, sementara buyback berada di Rp1.150.000.

Biaya Cetak Emas Fisik di Pegadaian

No Denominasi Galeri 24 Antam UBS UBS Disney Lotus Archi
1 1 Gram 90.000 115.000 100.000 - 180.000
2 2 Gram 120.000 170.000 135.000 135.000 -
3 5 Gram 220.000 340.000 275.000 275.000 275.000
4 10 Gram 335.000 630.000 400.000 400.000 400.000
5 25 gram 750.000 1.450.000 1.000.000 - -
6 50 Gram 1.250.000 2.800.000 1.500.000 - -
7 100 Gram 2.500.000 5.500.000 3.000.000 - -
8 250 Gram 4.500.000 9.000.000 5.000.000 - -
9 500 Gram 7.500.000 15.000.000 8.500.000 - -
10 1.000 Gram 15.000.000 30.000.000 - - -

Harga di atas sudah termasuk biaya sertifikat dan belum termasuk pajak. Harga terima barang akan disesuaikan dengan kondisi fisik barang.

Tren Harga Emas Sepekan Terakhir

Harga emas dunia kembali "lesu darah" sepanjang pekan ini. Sentimen pasar dibuat kian redup oleh laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang masih menunjukkan kekuatan solid, sementara kondisi global relatif stabil tanpa gejolak besar. Kombinasi dua faktor ini membuat minat investor untuk mengamankan dana di aset emas semakin menurun.

Menurut laporan Refinitiv, pada penutupan perdagangan terakhir pekan ini, Jumat 21 November 2025, harga emas berada di level US$ 4.065,39 per troy ons, turun 0,34% dibandingkan hari sebelumnya. Jika ditarik dalam rentang sepekan, emas juga terkoreksi 0,28% secara point-to-point, menandakan tren penurunan yang mulai konsisten.

Pelemahan ini tak lepas dari reaksi pasar terhadap rilis laporan ketenagakerjaan AS untuk periode September 2025. Data tersebut memperlihatkan angka tenaga kerja yang jauh lebih kuat dari proyeksi awal. Alhasil, ekspektasi bahwa Bank Sentral AS (The Fed) akan memangkas suku bunga pada Desember menjadi semakin memudar.

Harapan yang meredup inilah yang akhirnya menekan kinerja emas, karena suku bunga tinggi biasanya membuat aset tanpa imbal hasil seperti emas kurang menarik di mata investor.

Emas Dunia Ajlok

Harga emas dunia kembali anjlok dan turun lebih dari 1 persen, seiring reli dolar Amerika Serikat (AS) yang melonjak ke titik tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Para pelaku pasar kini menahan napas menunggu rilis sejumlah data ekonomi penting AS untuk membaca arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) selanjutnya.

Pada perdagangan terbaru, harga emas di pasar spot merosot 1,5 persen ke level sekitar US$ 3.940,75 per ons troi. Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember juga terkoreksi 1,3 persen dan mengakhiri sesi di posisi US$ 3.960,50 per ons.

Kenaikan tajam indeks dolar semakin menekan permintaan emas, karena membuat logam mulia ini terasa lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Penguatan dolar dianggap sebagai salah satu faktor utama di balik langkah mundur harga emas.

“Dengan dolar yang terus memecahkan rekor baru, tekanan terhadap emas semakin kuat. Sebagian penguatan dolar serta pelemahan harga emas terbaru terkait menurunnya peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember,” jelas Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, dikutip Reuters, Rabu 5 November 2025.

Harga emas hari ini, Selasa 2 Desember 2025, menunjukkan stabilitas di tengah pasar yang relatif tenang dalam sepekan terakhir. Baik emas batangan maupun tabungan emas berada di kisaran harga yang sama seperti kemarin.

Bagi investor, kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk menambah portofolio sebelum potensi kenaikan di pekan depan jika ada dorongan dari pasar global.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan