
Harga Emas Perhiasan di Indonesia Pada Akhir Tahun 2025
Harga emas perhiasan di Indonesia pada Sabtu, 13 Desember 2025, menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan naik tipis dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan keseimbangan antara permintaan dan pasokan emas di pasar domestik, terutama menjelang momentum akhir tahun yang biasanya diikuti peningkatan aktivitas belanja masyarakat.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas dan jaringan penjualan perhiasan nasional, harga emas perhiasan 24 karat berada di kisaran Rp 2.030.000 per gram. Sementara itu, emas 22 karat diperdagangkan sekitar Rp 1.735.000 per gram. Angka tersebut menunjukkan bahwa pasar emas masih bergerak dalam rentang wajar, tanpa lonjakan tajam yang dapat mengganggu daya beli konsumen.
Permintaan Meningkat Menjelang Natal dan Tahun Baru
Menjelang Natal dan Tahun Baru, emas perhiasan tidak hanya diburu sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai hadiah dan pelengkap perayaan keluarga. Tradisi memberikan perhiasan emas pada momen tertentu masih kuat di masyarakat, sehingga permintaan cenderung meningkat pada periode ini. Kondisi tersebut mendorong pedagang emas untuk menyesuaikan harga secara bertahap.
Pengaruh Harga Emas Global dan Nilai Tukar Rupiah
Selain faktor musiman, harga emas perhiasan juga sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global. Ketika ketidakpastian ekonomi dan geopolitik meningkat, emas sering dijadikan aset lindung nilai oleh investor dunia. Dampaknya, harga emas internasional mengalami penguatan yang kemudian berimbas pada harga emas di dalam negeri.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS turut menjadi faktor penting. Karena harga emas dunia ditetapkan dalam Dolar, setiap pelemahan Rupiah berpotensi mendorong harga emas domestik naik. Sebaliknya, penguatan Rupiah dapat menahan laju kenaikan harga emas meskipun harga global bergerak naik.
Emas dengan Kadar Lebih Rendah Juga Stabil
Tidak hanya emas berkadar tinggi, emas perhiasan dengan kadar lebih rendah juga menunjukkan tren yang relatif stabil. Emas 17 karat tercatat berada di kisaran Rp 1.340.000 per gram. Emas jenis ini banyak diminati karena lebih terjangkau dan memiliki daya tahan lebih baik untuk pemakaian sehari-hari, meskipun nilai jual kembalinya tidak setinggi emas 22 atau 24 karat.
Prediksi Pasar dan Rekomendasi bagi Konsumen
Pengamat pasar menilai bahwa kondisi harga emas perhiasan saat ini masih aman bagi konsumen. Tidak adanya gejolak besar di pasar keuangan global membuat harga emas bergerak moderat. Namun demikian, potensi kenaikan tetap terbuka hingga akhir Desember seiring meningkatnya permintaan dan dinamika nilai tukar.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas perhiasan, memantau harga harian menjadi langkah penting. Konsumen juga disarankan membandingkan harga di beberapa toko emas serta memahami perbedaan kadar emas sebelum memutuskan pembelian. Hal ini penting agar emas yang dibeli sesuai dengan tujuan, baik untuk investasi maupun kebutuhan perhiasan.
Biaya Pembuatan Perhiasan Juga Penting Dipertimbangkan
Selain itu, pembeli juga perlu memperhatikan ongkos pembuatan perhiasan. Biaya ini sering kali memengaruhi harga akhir dan nilai jual kembali. Untuk tujuan investasi jangka panjang, emas dengan kadar 22 hingga 24 karat masih menjadi pilihan utama karena kandungan emas murninya lebih tinggi.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, harga emas perhiasan di Indonesia pada 13 Desember 2025 berada dalam kondisi stabil dengan kecenderungan naik ringan. Situasi ini memberikan peluang bagi konsumen yang ingin membeli emas menjelang akhir tahun, sekaligus menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha perhiasan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar