Harga Pangan Bandar Lampung Naik: Cabai dan Bawang Melonjak, Daging Ayam Turun

Harga Pangan Bandar Lampung Naik: Cabai dan Bawang Melonjak, Daging Ayam Turun

Perubahan Harga Pangan di Bandar Lampung

Pada hari Rabu, 3 Desember 2025, ketersediaan pangan kembali menjadi perhatian masyarakat Bandar Lampung. Pergerakan harga sejumlah komoditas menunjukkan tren yang bervariasi, dengan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga sementara yang lain justru mengalami penurunan. Hal ini berdampak pada pola belanja rumah tangga yang terus menyesuaikan kebutuhan harian.

Beberapa komoditas strategis seperti beras, cabai, dan bawang tercatat mengalami kenaikan yang cukup terasa dibanding sehari sebelumnya. Sementara itu, komoditas protein hewani seperti daging ayam dan daging sapi justru menunjukkan penurunan harga yang memberi sedikit napas bagi konsumen. Perubahan ini menjadi sinyal dinamika pasar yang dipengaruhi oleh distribusi, cuaca, hingga permintaan pasar.

Adapun perkembangan harga pangan tersebut merujuk pada pembaruan resmi yang dihimpun dari data Badan Pangan Nasional. Dengan adanya penyesuaian harga ini, masyarakat diimbau lebih cermat dalam merencanakan kebutuhan harian menjelang akhir tahun yang kerap diwarnai peningkatan permintaan.

Harga Beras

Harga beras di Bandar Lampung mengalami kenaikan tipis untuk beberapa jenis. Beras medium I naik dari Rp15.850 menjadi Rp15.900 per kg. Beras kualitas bawah I juga naik Rp100 menjadi Rp14.450. Sementara beras kualitas super I meningkat dari Rp17.050 menjadi Rp17.150. Di sisi lain, beras kualitas medium II justru turun dari Rp15.700 menjadi Rp15.550.

Harga Daging Ayam

Daging ayam ras segar turun cukup signifikan dari Rp40.300 menjadi Rp39.150 per kg. Daging ayam biasa juga turun dari Rp40.300 menjadi Rp39.400. Penurunan harga ini memberi dampak positif pada daya beli masyarakat yang mengandalkan komoditas ini sebagai sumber protein harian.

Harga Daging Sapi

Daging sapi mengalami penurunan harga cukup terasa. Daging sapi umum turun dari Rp137.750 menjadi Rp134.700 per kg. Daging sapi kualitas 1 juga bergerak turun dari Rp140.900 menjadi Rp138.500. Namun, daging sapi kualitas 2 justru naik tipis dari Rp132.850 menjadi Rp133.850.

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih

Bawang merah mencatat kenaikan paling menonjol. Harga naik dari Rp47.750 menjadi Rp51.400 per kg, sementara bawang merah ukuran sedang meningkat dari Rp47.750 menjadi Rp48.850. Bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp39.550 menjadi Rp41.250. Namun untuk ukuran sedang, bawang putih justru turun dari Rp39.550 menjadi Rp38.000.

Harga Cabai

Harga cabai kembali memanas. Cabai merah naik dari Rp64.200 menjadi Rp66.300 per kg. Cabai rawit merah mencatat kenaikan paling tajam, dari Rp67.550 menjadi Rp72.600. Cabai rawit biasa juga melonjak dari Rp61.150 menjadi Rp67.050, sedangkan cabai rawit hijau naik menjadi Rp56.050 dari sebelumnya Rp53.200. Cabai merah keriting menjadi salah satu komoditas yang stabil di Rp65.050.

Harga Minyak Goreng

Minyak goreng mengalami perubahan tipis. Minyak goreng curah naik dari Rp18.750 menjadi Rp18.800 per kg. Minyak goreng umum naik dari Rp21.050 menjadi Rp22.000. Sementara minyak kemasan bermerek 1 turun dari Rp22.450 menjadi Rp22.400, dan merek 2 naik dari Rp21.450 menjadi Rp21.700.

Harga Gula

Gula mencatat pergerakan yang bervariasi. Gula pasir umum turun sedikit dari Rp18.850 menjadi Rp18.800. Namun gula kualitas premium naik dari Rp19.800 ke Rp20.200. Adapun gula lokal mengalami penurunan dari Rp18.100 menjadi Rp18.000 per kg.

Dinamika Pasar Jelang Akhir Tahun

Penyesuaian harga pangan di Bandar Lampung ini menunjukkan dinamika pasar jelang akhir tahun. Dengan sejumlah komoditas mengalami kenaikan dan penurunan, masyarakat diharapkan lebih cermat dalam mengatur belanja, sementara pemerintah terus dipacu memastikan stabilitas pasokan bagi kebutuhan masyarakat luas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan