
Penguatan Harga Logam Mulia di Pasar Global
Harga perak mengalami lonjakan signifikan dalam perdagangan Jumat (26/12/2025). Logam mulia ini naik sebesar 9 persen dan mencetak rekor tertinggi. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh defisit pasar serta meningkatnya permintaan dari sektor industri.
Harga perak di pasar spot mencapai level tertinggi sepanjang masa, yaitu 78,53 dollar AS per troy ons. Kenaikan ini terjadi karena meningkatnya minat pasar terhadap perak sebagai logam industri sekaligus sebagai aset lindung nilai.
Selain perak, harga logam mulia lainnya juga mengalami penguatan. Harga emas dunia di pasar spot mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, yaitu 4.549,71 dollar AS per troy ons pada perdagangan Jumat.
Sementara itu, harga platinum melonjak sebesar 10 persen dan menembus rekor baru di posisi 2.454,12 dollar AS per troy ons. Reli yang sama juga terjadi pada palladium, dengan kenaikan lebih dari 14 persen dan terakhir diperdagangkan di level 1.924,03 dollar AS per troy ons.
Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, menyatakan bahwa reli harga logam mulia masih berpotensi berlanjut meskipun pasar menghadapi risiko volatilitas menjelang akhir tahun.
“Ekspektasi pelonggaran kebijakan bank sentral AS, pelemahan dollar AS, serta meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong volatilitas di pasar yang relatif sepi. Meski ada risiko aksi ambil untung menjelang akhir tahun, tren kenaikan masih tetap kuat,” ujar Grant.
Pelaku pasar saat ini memperkirakan adanya dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026. Pemangkasan pertama diproyeksikan terjadi pada pertengahan tahun, seiring spekulasi bahwa Presiden AS Donald Trump dapat menunjuk ketua Federal Reserve (The Fed) yang lebih dovish.
Sejalan dengan itu, indeks dollar AS tercatat menuju penurunan mingguan. Kondisi ini meningkatkan daya tarik emas yang berdenominasi dollar AS bagi pembeli global.
Dari sisi geopolitik, AS dilaporkan melancarkan serangan udara terhadap militan Negara Islam di wilayah barat laut Nigeria. Trump menyampaikan informasi tersebut pada Kamis (25/12/2025).
Sementara itu, harga emas juga berada di jalur penguatan tahunan terkuat sejak 1979. Kenaikan ini ditopang oleh kebijakan pelonggaran The Fed, pembelian oleh bank sentral, arus masuk dana exchange-traded fund (ETF), serta tren de-dolarisasi yang masih berlangsung.
Dari sisi permintaan fisik, diskon harga emas di India melebar ke level tertinggi dalam lebih dari enam bulan, seiring reli harga yang menekan pembelian ritel.
Sebaliknya, diskon emas di China menyempit tajam dibandingkan pekan lalu yang sempat berada di level tertinggi dalam lima tahun.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar