Hari Amal Bakti Ke-80, Kanwil Kemenag Babel Tingkatkan Harmonisasi dan Toleransi

Hari Amal Bakti Ke-80, Kanwil Kemenag Babel Tingkatkan Harmonisasi dan Toleransi

Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag di Bangka Belitung

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung menggelar peringatan Hari Amal Bakti ke-80 di lapangan MAN 1 Kota Pangkalpinang, pada Sabtu (3/1/2026). Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat harmonisasi dan toleransi antar komunitas di wilayah tersebut.

Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung, Pril Marori, menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti tahun ini bertujuan untuk memperkuat semangat kerja sama dan menjaga perdamaian. Ia berharap Provinsi Bangka Belitung dapat tetap aman, damai, dan sejahtera, sehingga mampu mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat sesuai dengan tema tahun ini.

Dalam acara tersebut, Kemenag Bangka Belitung memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo Subianto kepada 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdikan diri selama 20 tahun dan satu ASN yang telah bekerja selama 10 tahun. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pril Marori menekankan bahwa setiap tahun Presiden memberikan penghargaan kepada ASN, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Ia menjelaskan bahwa Kemenag Provinsi Bangka Belitung terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat dan lebih dekat kepada umat.

Pihaknya juga memastikan bahwa setiap inovasi yang dilakukan selalu mengedepankan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, Kemenag dapat memberikan layanan yang berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat.

Tahun 2026 akan menjadi tahun yang penting bagi Kemenag Bangka Belitung dalam bersinergi dengan berbagai stakeholder dan mitra strategis. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pril Marori menegaskan bahwa Kemenag Bangka Belitung siap menghadapi tantangan kemajuan zaman dengan adaptif dan responsif. Ia menyampaikan bahwa sesuai dengan sambutan Menteri, ASN Kementerian Agama harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

"Harus mampu mengisi AI, mengawal AI untuk lebih mengisi ruang-ruang yang lebih humanis, yang tidak diisi dengan hal-hal yang radikal segala macamnya," ujarnya.

Berbagai Program dan Inovasi Kemenag

Beberapa program dan inovasi yang telah dilakukan oleh Kemenag Bangka Belitung mencakup:

  • Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi proses administrasi
  • Pelatihan dan pengembangan SDM ASN untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan
  • Kolaborasi dengan organisasi masyarakat dan lembaga keagamaan untuk memperkuat hubungan antar komunitas

Selain itu, Kemenag juga fokus pada penguatan pendidikan agama dan pemahaman nilai-nilai kehidupan beragama yang harmonis. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Di tengah tantangan global dan lokal, Kemenag Bangka Belitung berkomitmen untuk tetap menjadi pelaku utama dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan inklusif. Dengan adanya inovasi dan kolaborasi yang kuat, Kemenag berharap mampu menjawab berbagai isu sosial dan keagamaan yang muncul di tengah masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan