Ringkasan Berita
Letjen TNI Suharyanto kembali menjadi sorotan setelah komentarnya tentang banjir Sumatera viral di media sosial. Selain itu, harta kekayaannya yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK juga menjadi perbincangan publik. Total harta kekayaan Letjen TNI Suharyanto mencapai sekitar Rp4,5 miliar.
Harta tersebut terdaftar dalam LHKPN yang diajukan pada 18 Februari 2021. Berikut rincian detail harta kekayaan milik Suharyanto:
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN - Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/180 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI: Rp. 950.000.000 - Tanah dan Bangunan Seluas 125 m2/125 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI: Rp. 500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN - MOBIL, HONDA HRV MINIBUS Tahun 2016, HASIL SENDIRI: Rp. 185.000.000 - MOTOR, YAMAHA SEPEDA MOTOR Tahun 2017, HASIL SENDIRI: Rp. 13.000.000 - MOBIL, TOYOTA VELLFIRE 2.5 G Tahun 2019, HASIL SENDIRI: Rp. 950.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA - Rp. 204.800.000
D. SURAT BERHARGA - Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS - Rp. 1.783.843.144
F. HARTA LAINNYA - Rp. ----
Sub Total - Rp. 4.586.643.144
II. HUTANG
- Rp. ----
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III)
- Rp. 4.586.643.144

Profil Biodata Letjen TNI Suharyanto
Letnan Jenderal TNI Suharyanto adalah seorang perwira tinggi di TNI Angkatan Darat (AD). Ia menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 17 November 2021, menggantikan Letjen TNI (Purn.) Ganip Warsito. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer atau Pangdam V/Brawijaya.
Suharyanto lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 8 September 1967. Ia menikah dengan Ny. Ervianti Rahmasari. Suharyanto lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1989. Berbagai pendidikan militer telah ia tempuh, termasuk Sesarcabif, Dik PARA, Diklapa I, Diklapa II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI (2013) (lulusan terbaik), Dik Raider, Air Borne, dan Lemhannas RI PPSA (2019).
Perjalanan Karier
Karier Suharyanto telah melalui berbagai jabatan strategis di TNI AD. Beberapa posisi penting yang pernah ia emban antara lain: - Danton, Danki, Pasi Yonif Linud 612/Modang (1989) - Gumil Pussenif (1999) - Pabandya Ops Sopsdam V/Brawijaya (2003) - Danyonif 516/Caraka Yudha (2004) - Danyonif 500/Raider (2005) - Dandim 0832/Surabaya Selatan (2006) - Kasi Intel Korem 081/Dhirotsaha Jaya
Setelah menjadi Kolonel, ia menjabat sebagai Danrem 051/Wijayakarta pada 2015. Pada 2016, ia naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal dan menjabat Karo Kepegawaian Settama BIN. Kemudian, ia menjadi Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN pada 2017.
Pada 2018, ia dipercaya sebagai Kasdam Jaya. Tahun 2019, ia menjabat sebagai Sesmilpres Kemensetneg RI. Pada 2020, ia diangkat sebagai Pangdam V/Brawijaya. Di tahun 2021, ia ditunjuk sebagai Kepala BNPB.
Brevet yang Dimiliki
Suharyanto memiliki berbagai brevet yang diperoleh selama masa karier militernya, antara lain: - Brevet Kualifikasi Raider - Brevet Para Dasar - Bintang Dharma - Bintang Yudha Dharma Pratama - Bintang Kartika Eka Paksi Pratama - Bintang Bhayangkara Pratama (2021) - Bintang Yudha Dharma Nararya - Bintang Kartika Eka Paksi Nararya - Satyalancana Dharma Bantala - Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun - Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun - Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun - Satyalancana Raksaka Dharma - Satyalancana Dharma Nusa - Satyalancana Wira Nusa - Satyalancana Wira Dharma (Ulangan I) - Satyalancana Wira Siaga - Satyalancana Seroja (Ulangan I) - Satyalancana Dwidya Sisth - Satyalancana Wira Karya - Satyalancana Kebhaktian Sosial - Brevet Pin Alumni Sesko TNI - Basic Parachutist Badge (Royal Thai Army) - Air Assault Badge (US Army) - Pin Setia Waspada Paspampres - dan Pin Alumni Lemhannas.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar