
Joshua Zirkzee telah menjadi target utama AS Roma dalam bursa transfer Januari. Namun, klub pemiliknya, Manchester United, ingin memastikan kembali modal sebelum melepas penyerang asal Belanda itu. Roma membutuhkan penyerang baru setelah gagal mencetak gol yang cukup banyak pada musim ini.
Di Liga Italia, I Giallorossi hanya mengumpulkan 17 gol, menjadikannya tim dengan jumlah gol terendah di papan atas klasemen. Beberapa penyerang seperti Artem Dovbyk (14 penampilan/2 gol), Evan Ferguson (17/3), Matias Soule (22/5), Paulo Dybala (14/2), Leon Bailey (10/0), Tommaso Baldanzi (10/1), dan Stephan El Shaarawy (15/1) tidak mampu tampil maksimal.
Menurut laporan dari Calciomercato, Roma saat ini sudah memperkuat niat mereka untuk mengejar Zirkzee. Dengan pengalaman bermain di Serie A sebelumnya, penyerang kelahiran 22 Mei 2001 ini dinilai akan cepat beradaptasi dan sesuai dengan kebutuhan pelatih Gian Piero Gasperini.
Kondisi Zirkzee di Manchester United juga mempermudah proses transfer. Di Premier League 2025-2026, ia hanya tiga kali menjadi starter dan mendapatkan 394 menit bermain dari total 1.620 menit yang tersedia. Untuk meningkatkan peluang bermain di Piala Dunia 2026, Zirkzee telah menyetujui rencana transfer ke Roma.
Negosiasi antara Roma dan Manchester United disebut telah memasuki tahap lanjutan. Formula peminjaman dan kewajiban membeli permanen sudah disepakati kedua belah pihak. Namun, Manchester United ingin balik modal karena mereka menghabiskan dana besar untuk mendatangkan Zirkzee dari Bologna pada musim lalu dengan harga 42,5 juta euro atau sekitar 840 miliar rupiah.
Manchester United meminta harga pembelian permanen sebesar 38-40 juta euro. Angka tersebut tergolong besar bagi AS Roma, yang pada musim panas lalu hanya menghabiskan sekitar 64 juta euro untuk mendatangkan delapan pemain. Terakhir kali Roma mengeluarkan dana besar untuk satu pemain adalah saat mendatangkan Tammy Abraham dari Chelsea pada 2021 dengan harga 40 juta euro.
Karenanya, negosiasi transfer Zirkzee diprediksi akan berjalan alot. Dari sisi Manchester United, pelatih Ruben Amorim juga menuntut investasinya kembali. Jika klub memutuskan melepas Zirkzee, harus ada pemain yang masuk menggantikannya.
Situasi di Man United sedang sulit karena banyak pemain cedera dan beberapa pilar tengah sedang bermain di Piala Afrika 2025. "Akan sulit bagi siapa pun untuk meninggalkan klub jika seorang pengganti tidak datang," ujar Amorim seperti dikutip dari Tuttomercatoweb.
"Kami sedang berada dalam situasi darurat. Bahkan dengan tim yang lengkap, sumber daya kami masih terbatas untuk menghadapi apa yang bisa terjadi nanti."
Jika Zirkzee gagal didapatkan, Roma memiliki opsi alternatif, yaitu Giacomo Raspadori, eks penyerang Napoli yang kini memperkuat Atletico Madrid. Harga Raspadori lebih murah dibanding Zirkzee. Atletico pernah membelinya dari Napoli dengan harga 22 juta euro, sama dengan estimasi nilai pasar pemain berusia 25 tahun tersebut di Transfermarkt.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar