
Kekalahan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi di Babak Perempat Final SEA Games 2025
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia, baru saja menghadapi kekalahan dalam babak perempat final SEA Games 2025. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat (12/12/2025) melawan wakil Malaysia, Wong Ling Ching, berakhir dengan skor akhir 11-21 dan 17-21.
Awal yang Sulit untuk Ni Kadek
Pada gim pertama, Ni Kadek langsung menghadapi tekanan berat dari Wong Ling Ching. Ia tertinggal lebih dulu dengan skor 0-4. Meskipun coba menyusul beberapa poin, Kadek kesulitan mengejar permainan lawannya. Di jeda interval, skor terpaut cukup jauh, yaitu 5-11.
Wong Ling Ching tampil dominan di awal pertandingan. Meski Kadek mencoba memperbaiki permainannya, ia tetap kalah dalam gim pertama. Kekalahan ini memberikan tekanan besar bagi harapan Indonesia dalam sektor tunggal putri.
Perjuangan di Gim Kedua
Di gim kedua, Ni Kadek sedikit bangkit dengan unggul 3-1. Namun, permainan yang seimbang tidak bertahan lama. Wong Ling Ching kembali mengambil alih dan membuat Kadek tertinggal 9-11 di jeda interval.
Setelah jeda, Kadek terus berusaha mengejar dan berhasil menyamakan skor menjadi 13-13. Perebutan poin berjalan sangat sengit, tetapi Wong Ling Ching akhirnya kembali unggul. Dengan skor 15-19, Wong tinggal dua poin lagi untuk menutup pertandingan.
Meski Ni Kadek memberikan perlawanan, Wong Ling Ching akhirnya mengunci kemenangan dengan skor akhir 11-21 dan 17-21.
Akibat Kekalahan Kadek
Kekalahan ini memastikan bahwa harapan Indonesia untuk menciptakan All Final di sektor tunggal putri SEA Games 2025 pupus. Saat ini, hanya Putri KW yang masih bertahan dalam kompetisi tersebut.
Dengan begitu, Indonesia harus mengandalkan satu-satunya harapan di sektor tunggal putri, yaitu Putri KW, untuk membawa pulang medali emas atau perak.
Tantangan Berat untuk Tim Indonesia
Pertandingan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menunjukkan betapa ketatnya persaingan di sektor bulu tangkis putri SEA Games 2025. Walaupun gagal melaju ke babak selanjutnya, penampilan Kadek memberikan pelajaran berharga bagi tim Indonesia.
Selain itu, kekalahan ini juga menjadi pengingat bahwa persaingan di level regional semakin ketat. Pelatih dan staf teknis akan terus mempersiapkan strategi terbaik untuk memaksimalkan peluang di babak berikutnya.
Harapan untuk Putri KW
Dengan satu harapan tersisa, Putri KW akan menjadi tulang punggung Indonesia dalam merebut medali di sektor tunggal putri. Performa yang konsisten dan mental yang kuat akan menjadi faktor penting dalam pertandingan selanjutnya.
Tim bulu tangkis Indonesia tetap optimis dan percaya bahwa Putri KW mampu memberikan hasil terbaik di SEA Games 2025. Semangat juang dan kerja keras akan menjadi modal utama untuk meraih prestasi yang diharapkan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar