Hasil Uji BPOM Keluar, Makanan di SPPG Airmadidi Atas Aman Dikonsumsi

Hasil Uji BPOM Keluar, Makanan di SPPG Airmadidi Atas Aman Dikonsumsi

Hasil Uji BPOM Menunjukkan Makanan di SPPG Airmadidi Atas Aman dan Berkualitas

Pada hari Rabu (10/12/2025), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Airmadidi Atas di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar konferensi pers terbatas. Acara ini dilakukan untuk menyampaikan hasil uji laboratorium dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado terkait pemeriksaan sampel makanan yang disuplai ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Airmadidi.

Hasil uji tersebut menunjukkan bahwa sampel makanan dari SPPG Airmadidi Atas tidak mengandung zat berbahaya dan memenuhi standar keamanan serta kualitas yang ditetapkan oleh BPOM. Hal ini menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat setelah adanya dugaan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan pada tanggal 26 November 2025 lalu.

Proses Penyelidikan dan Koordinasi

Menurut Kepala Dapur SPPG Airmadidi Atas, Brian Welong, hasil pemeriksaan laboratorium dari BPOM di Manado keluar pada tanggal 2 Desember 2025. Setelah itu, hasil tersebut dikirimkan ke Dinas Kesehatan Minut dan melalui berbagai tahapan hingga akhirnya tiba di SPPG Airmadidi Atas. Selanjutnya, pihak SPPG melakukan koordinasi dengan Pemkab Minut dan jajaran untuk mempublikasikan hasil uji tersebut.

Sejak kejadian 26 November 2025, dapur SPPG Airmadidi Atas tutup sementara dan tidak melayani distribusi ke sekolah-sekolah. Dalam konferensi pers tersebut, Brian Welong menjelaskan bahwa lima sampel yang diambil dari SPPG Airmadidi Atas pada tanggal 27 November 2025 tidak mengandung zat-zat berbahaya.

Berikut rincian hasil uji masing-masing sampel:

  • Nasi putih: Tidak mengandung cemaran mikroba Bacillus cereus dan tidak mengandung cemaran boraks, formalin, logam berat arsen, sianida, dan histamin.
  • Sayur tumis: Tidak mengandung cemaran mikroba Bacillus cereus dan tidak mengandung cemaran boraks, formalin, logam berat arsen, sianida, dan histamin.
  • Buah campur: Tidak mengandung cemaran mikroba Salmonella dan tidak mengandung cemaran boraks, formalin, logam berat arsen, sianida, dan histamin.
  • Ayam saus sarden: Tidak mengandung cemaran mikroba Salmonella dan S. Aureus dan tidak mengandung cemaran boraks, formalin, logam berat arsen, sianida, dan histamin.
  • Tempe mendoan: Tidak mengandung cemaran mikroba Bacillus cereus dan S. Aureus dan tidak mengandung cemaran boraks, formalin, logam berat arsen, sianida, dan histamin.

Tanggung Jawab dan Komitmen

Brian Welong menyatakan bahwa pihaknya sangat serius dalam menangani kasus ini. Mereka telah melakukan pemeriksaan internal dan bekerja sama dengan BPOM serta Dinas Kesehatan Minut guna memastikan makanan dari SPPG Airmadidi Atas aman dan sehat.

Dalam konferensi pers tersebut, pihak SPPG memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para siswa di SMPN 2 Airmadidi dan orang tua. Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan keamanan makanan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada ribuan siswa yang menerima manfaat di 17 sekolah.

Harapan dan Langkah Berikutnya

Dengan dikeluarkannya hasil uji dari BPOM, SPPG Airmadidi Atas berharap dapat membangun kembali kepercayaan masyarakat. Brian Welong menegaskan bahwa keberhasilan dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap dapur mereka.

"Kami memohon kerja sama semua pihak, bersama-sama meningkatkan kualitas dan keamanan makanan MBG. Dibutuhkan kerjasama untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap dapur kami, memberikan saran dan masukan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan makanan MBG," ujar Brian.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan