Heri Mustamin Perkuat Pembangunan Puskesmas di Tambelan Sampit dan Tanjung Hilir

Heri Mustamin Perkuat Pembangunan Puskesmas di Tambelan Sampit dan Tanjung Hilir

Masalah Keterbatasan Fasilitas Kesehatan di Dua Kelurahan Pontianak Timur

Di tengah perkembangan kota Pontianak yang semakin pesat, masih terdapat beberapa wilayah yang belum mendapatkan fasilitas kesehatan yang memadai. Dua kelurahan di Kecamatan Pontianak Timur, yaitu Kelurahan Tambelan Sampit dan Kelurahan Tanjung Hilir, masih belum memiliki Puskesmas utama. Hal ini menjadi perhatian serius bagi anggota DPRD Kalimantan Barat, Heri Mustamin.

Menurut Heri, pelayanan kesehatan di Kota Pontianak secara umum sudah cukup baik sebagai ibu kota provinsi. Namun, ia menyoroti adanya ketimpangan dalam distribusi fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Pontianak Timur. Ia menyebutkan bahwa dua kelurahan tersebut belum memiliki Puskesmas utama, sehingga masyarakat setempat harus berpindah ke Puskesmas lain yang jauh dari lokasi mereka.

Kendala Pembangunan Puskesmas di Tambelan Sampit

Heri menjelaskan bahwa rencana pembangunan Puskesmas di Kelurahan Tambelan Sampit sudah ada sejak lama. Namun, pembangunan tersebut mengalami hambatan karena masalah lahan. Awalnya, lokasi Puskesmas hanya akan ditempatkan di area wakaf kuburan, yang tidak layak untuk digunakan sebagai fasilitas kesehatan. Hal ini membuat akses dan lingkungan menjadi tidak memadai.

Ia menegaskan bahwa kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Tanjung Hilir. Wilayah ini hanya memiliki Puskesmas Pembantu yang berada di tengah permukiman padat warga dan dikelilingi oleh fasilitas sanitasi umum. Menurut Heri, hal ini sangat tidak layak bahkan untuk Puskesmas Pembantu, apalagi jika ingin dijadikan Puskesmas utama.

Anggaran Sudah Tersedia, Tapi Lahan Tidak Siap

Heri mengungkapkan bahwa saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Pontianak, anggaran pembangunan Puskesmas di kedua kelurahan tersebut sudah tersedia melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN. Namun, pembangunan gagal terealisasi karena ketiadaan kesiapan lahan dari pemerintah daerah.

“Anggarannya sudah ada, tapi lahannya tidak disiapkan. Begitu menghadapi harga tanah yang tinggi, pemerintah kota tidak bersedia membebaskan lahan, padahal pelayanan kesehatan itu urusan wajib pemerintah daerah,” katanya.

Dukungan untuk Pembangunan Puskesmas

Sebagai anggota DPRD Provinsi Kalbar dari Dapil Kota Pontianak sekaligus warga Pontianak Timur, Heri menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Puskesmas di kedua wilayah tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung kebijakan tersebut.

“Saya mendukung penuh niat baik Wali Kota Pontianak. Dari mana pun sumber anggarannya, entah APBD kota atau bantuan kementerian, yang terpenting masyarakat Tanjung Hilir dan Tambelan Sampit sangat membutuhkan Puskesmas,” ujarnya.

Heri optimistis bahwa Pemerintah Kota Pontianak masih mampu membebaskan lahan yang dibutuhkan, meskipun harga tanah saat ini terus meningkat.

Perlu Prioritas untuk Kesejahteraan Masyarakat

Ia menekankan bahwa di Pontianak Timur, hampir semua kelurahan sudah memiliki Puskesmas, seperti Tanjung Hulu, Parit Mayor, Saigon, dan Kampung Dalam. Hanya dua kelurahan yang belum memiliki Puskesmas utama, yaitu Tambelan Sampit dan Tanjung Hilir. Menurut Heri, hal ini harus menjadi prioritas.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan