
Tanaman Buah yang Cocok untuk Pekarangan Gen Z
Gen Z, pernahkah kalian berpikir bahwa memiliki pekarangan tidak hanya bisa menjadi latar belakang foto Instagram yang estetik, tetapi juga bisa memberikan buah segar secara gratis? Tidak perlu lahan luas atau keahlian bertani tingkat kakek-nenek. Cukup memilih tanaman yang tepat, kalian bisa langsung menikmati hasil panen buah favorit dari rumah sendiri!
Bagi kalian yang sibuk antara kerja, kuliah online, atau sekadar ingin hidup lebih sustainable, berikut ini lima tanaman buah yang cocok ditanam di pekarangan. Perawatannya mudah dan tidak merepotkan!
1. Jambu Air Citra / Madu
Mengapa Cocok untuk Gen Z?
Pertumbuhannya cepat dan tidak mudah stres. Bentuk pohonnya juga sangat estetik, cocok sebagai latar belakang foto.
Cara Tanam Gampang Banget:
- Siapkan bibit dari hasil cangkok (lebih cepat berbuah).
- Lubang tanam sebesar 50x50x50 cm, beri pupuk kandang dasar.
- Siram setiap hari pada awal, setelah itu cukup 2-3 hari sekali.
Tips Gen Z:
Pasang ajir (penopang) agar akarnya kuat, seperti memberi "support system" kepada tanaman!
2. Jeruk Limau / Kalamansi
Mengapa Cocok untuk Gen Z?
Multi-fungsi! Bisa digunakan untuk minuman, masakan, atau aromaterapi. Tahan penyakit dan bisa ditanam dalam pot besar.
Cara Tanam Gampang Banget:
- Pilih pot dengan diameter minimal 60 cm, pastikan drainase bagus.
- Media tanam: campuran tanah, kompos, dan sekam bakar (rasio 1:1:1).
- Letakkan di area yang terkena sinar matahari langsung.
Tips Gen Z:
Semprot daun menggunakan air bekas cucian beras agar daun tetap hijau dan kinclong!
3. Pepaya California
Mengapa Cocok untuk Gen Z?
Buahnya manis dan ukuran pohon tidak terlalu tinggi. Bisa dipanen dalam 8-10 bulan. Perawatannya sangat mudah!
Cara Tanam Gampang Banget:
- Tanam dari biji buah yang manis.
- Jarak tanam jangan terlalu rapat (minimal 2 meter).
- Siram rutin, tapi hindari genangan air.
Tips Gen Z:
Tanam bunga kancing atau marigold di sekitarnya untuk mengusir hama alami. Selain itu, tampilan akan lebih Instagramable!
4. Markisa
Mengapa Cocok untuk Gen Z?
Bisa ditanam di pagar atau pergola. Buahnya segar untuk jus, dan bunganya cantik untuk konten TikTok!
Cara Tanam Gampang Banget:
- Siapkan trellis (rambatan) dari kayu atau besi.
- Tanam bibit, ikat sulur muda ke rambatan.
- Pupuk sebulan sekali dengan pupuk organik cair.
Tips Gen Z:
Markisa suka kelembapan, jadi semprot area sekitarnya jika cuaca sedang ekstrem panas.
5. Kelengkeng Matalada / Itoh
Mengapa Cocok untuk Gen Z?
Varietas ini cepat berbuah (1-2 tahun), tidak memerlukan perlakuan khusus. Rasanya manis dan daging buah tebal.
Cara Tanam Gampang Banget:
- Bibit hasil okulasi lebih disarankan.
- Tanam di lubang yang sudah diberi pupuk dasar.
- Siram secara teratur, terutama saat musim kemarau.
Tips Gen Z:
Buang daun atau ranting yang tampak lemah agar energi pohon fokus pada buah. Mirip dengan unfollowing orang-orang toxic, ya!
Tips Tambahan untuk Gen Z
Group Planting:
Tanam tanaman pendamping seperti mint atau kemangi di sekeliling pohon buah untuk membantu mengusir hama alami.
Tech Help:
Gunakan aplikasi pengingat untuk jadwal penyiraman atau pemupukan.
Go Organic:
Buat kompos dari sampah dapur sendiri. Selain sustainable, juga membuat tanah semakin subur.
Nah, gimana? Tidak serumit yang dibayangkan, kan? Berkebun sebenarnya bisa menjadi bentuk self-care dan langkah kecil untuk hidup lebih hijau. Yang penting konsisten aja, sisanya biarkan alam yang bekerja.
Jadi, tanaman mana yang ingin kalian coba tanam di pekarangan? Bagikan progres berkebunan kalian dan tag #KebunGenZ ya! Mari kita tumbuh bersama.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar