Hindari Macet Tahun Baru: Rekayasa Lalulintas di 3 Titik Utama

Hindari Macet Tahun Baru: Rekayasa Lalulintas di 3 Titik Utama

Rekayasa Lalu Lintas di Denpasar Jelang Tahun Baru 2026

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Denpasar akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Tujuannya adalah untuk mencegah kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Terdapat tiga titik utama yang akan direkayasa, yaitu jalur menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park Bali, dan Pantai Kuta. Penutupan jalur ini akan berlangsung mulai pukul 14.00 Wita pada Rabu, 31 Desember hingga dini hari Kamis, 1 Januari pukul 01.00 Wita.

"Sterilisasi hanya dilakukan di Pantai Kuta karena selama ini pada saat malam pergantian tahun terjadi kepadatan kendaraan. Kami menghindari adanya penumpukan kendaraan masuk dan keluar di wilayah Kuta makanya kami berlakukan steril atau car free night," ujar Wakasatlantas Polresta Denpasar, AKP I Gusti Putu Bagus Pradana.

Rekayasa Jalur Menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai

Untuk jalur menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, ada beberapa titik yang akan direkayasa. Arus kendaraan dari Tuban Utara akan diarahkan belok ke kiri menuju Bundaran Tahura, kemudian berputar dan kembali ke arah Tuban atau jalan terus menuju bandara. Interval lampu lalu lintas di arah bandara juga akan diperpanjang untuk memprioritaskan arus kendaraan ke arah timur di Bundaran Tahura.

Sementara itu, kendaraan dari arah Patung Dewa Ruci akan diarahkan lurus ke arah selatan melalui Underpass. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di area tersebut.

Rekayasa Jalur Menuju GWK

Perubahan arus lalin menuju GWK diterapkan di dua titik. Pertama, akses kendaraan masuk di Simpang Nirmala akan ditutup dan dialihkan ke Jalan Pura Batu Page. Kedua, akses masuk ke kawasan GWK melalui simpang SPBU Jalan Raya Kampus Unud akan dilakukan sistem buka tutup sesuai kondisi lapangan.

Rekayasa Jalur Menuju Pantai Kuta

Di Pantai Kuta, perubahan arus lalin terjadi di sejumlah titik, antara lain:

  • Simpang Pantai Patih Jelantik-Legian (Si Doi), arus menuju Ground Zero ditutup, dialihkan ke Jalan Legian Kaja menuju Jalan Raya Seminyak.
  • Simpang Legian-Patimura, arus dari Jalan Bene Sari dialihkan ke arah utara menuju Si Doi dan ke Jalan Patimura.
  • Simpang Mataram-Patimura, arus menuju Jalan Legian ditutup, dialihkan ke Jalan Majapahit dan Jalan Mataram.
  • Simpang Raya Kuta-Setiabudi, arus menuju Kuta ditutup, dialihkan ke Jalan Setiabudi.
  • Simpang Bemo Corner, arus menuju pantai ditutup, dialihkan ke arah timur menuju Jalan Raya Kuta.
  • Simpang Pasar Seni, arus dari Kartika Plaza menuju Pantai Kuta ditutup, dialihkan ke Jalan Tegal Wangi.
  • Simpang Patih Jelantik-Dewi Sri, arus masuk ke Legian ditutup, dialihkan ke arah utara menuju Jalan Dewi Sri dan ke timur menuju Jalan Raya Kuta.
  • Simpang Raya Kuta-Singosari, arus ke arah barat atau menuju pantai ditutup, dialihkan ke utara menuju Simpang Puseh-Temacun.
  • Simpang Kresna-Patih Jelantik, arus ke arah barat ditutup, dialihkan ke Jalan Kresna.

Persiapan Kantong Parkir

AKP Bagus Pradana menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tujuh kantong parkir di wilayah Kuta selama rekayasa lalin dilakukan. Berikut rinciannya:

  • Lapangan Tri Sakti Jl. Patih Jelantik-Sri Wijaya dapat menampung roda empat 30 unit dan roda dua 100 unit.
  • Central Parkir Kuta dapat menampung roda empat 300 unit dan roda dua 300 unit.
  • Areal parkir Beachwalk Jl. Pantai Kuta dapat menampung roda empat 50 unit dan roda dua 100 unit.
  • Areal parkir Mall Bali Galeria dapat menampung roda empat 150 unit dan roda dua 300 unit.
  • Areal parkir Centro Mall bisa menampung roda empat 100 unit dan 300 unit roda dua.
  • Parkir Water Boom/Kuta Centre bisa menampung 50 unit roda empat dan 100 unit roda dua.
  • Kantong parkir di Setra Desa Adat Kuta dapat menampung 50 unit roda empat dan 100 unit roda dua.

Imbauan kepada Masyarakat

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Denpasar juga mengharapkan kerja sama masyarakat untuk mematuhi peraturan berlalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan saat perubahan arus berlangsung. "Kami imbau agar masyarakat bisa mengikuti arahan dari personel di lapangan serta berkendaralah dengan mengikuti rambu lalu lintas," harap Wakasatlantas Polresta Denpasar, AKP I Gusti Putu Bagus Pradana.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan