
Informasi Terkini: Pemecatan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM Ternyata Hoaks
Sebuah narasi yang beredar di media sosial mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto memecat Bahlil Lahadalia dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada awal Desember 2025. Klaim tersebut disebarkan melalui beberapa akun Facebook, yang menyertakan foto Bahlil sedang bersalaman dengan Presiden Prabowo. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta, informasi tersebut tidak benar.
Penelusuran dan Bukti yang Ditemukan
Menurut laporan yang diterbitkan, tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan bahwa Bahlil telah dipecat dari jabatannya. Di laman Sekretariat Kabinet, Bahlil masih tercatat sebagai Menteri ESDM. Selain itu, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tentang perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.
Tim Cek Fakta juga melakukan pencarian gambar menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya, foto yang beredar ternyata identik dengan unggahan di laman Antara. Foto tersebut menunjukkan momen ketika Bahlil dan Dewan Pengurus Partai (DPP) Golkar bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada 27 Agustus 2025. Menurut Bahlil, kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan masukan kepada Presiden sebagai bagian dari partai koalisi. Oleh karena itu, foto tersebut tidak berkaitan dengan pemecatan Bahlil.
Konteks Peristiwa di Aceh
Sebagai konteks, Presiden Prabowo berkunjung ke Aceh pada 7 Desember 2025 dan menanyakan progres pemulihan jaringan listrik kepada Bahlil, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri ESDM. Bahlil menjawab bahwa proses pemulihan hampir selesai dan menyatakan bahwa 93 persen jaringan listrik di wilayah Aceh akan pulih pada malam hari tanggal 7 Desember 2025.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa target tersebut belum tercapai. Bahlil kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan informasi yang diberikannya. Ia menjelaskan bahwa banyak tantangan yang harus dihadapi dalam memperbaiki sistem kelistrikan di daerah terdampak bencana longsor dan banjir. Proses pemulihan membutuhkan waktu lebih panjang karena kondisi yang kompleks.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi, informasi yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo memecat Bahlil Lahadalia dari jabatan Menteri ESDM pada awal Desember 2025 adalah hoaks. Hingga Jumat (12/12/2025), Bahlil masih tercatat sebagai Menteri ESDM di Kabinet Merah Putih. Selain itu, foto yang beredar tidak terkait dengan pemecatan Bahlil, melainkan merupakan momen pertemuan antara Bahlil dan DPP Golkar dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada 27 Agustus 2025.
Beberapa Poin Penting
- Penelusuran menunjukkan bahwa informasi tentang pemecatan Bahlil tidak benar.
- Bahlil masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga saat ini.
- Foto yang beredar adalah momen pertemuan antara Bahlil dan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.
- Bahlil menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan informasi yang diberikan terkait pemulihan listrik di Aceh.
- Tidak ada pengumuman resmi tentang perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar