Honor berkomitmen hadirkan lebih banyak perangkat AI di Indonesia


Honor, Jakarta – Setelah kembali memasuki pasar Indonesia, Honor menunjukkan gebrakan baru di industri smartphone. Sejak kehadirannya, perusahaan ini langsung meluncurkan produk terbaru yang dilengkapi teknologi canggih. Kehadiran produk tersebut menjadi tanda awal dari komitmen jangka panjang untuk melayani pasar Indonesia.

Honor tidak hanya kembali dengan smartphone biasa. Pada MWC 2025, perusahaan mengumumkan evolusi dirinya dari sekadar pembuat smartphone menjadi perusahaan ekosistem AI yang menghubungkan smartphone, tablet, wearable, hingga solusi interkonektivitas.

"Ini adalah perubahan fundamental dalam strategi bisnis," kata Justin Li, President of Honor South Pacific dalam siaran persnya, Senin (8/12). Ia menjelaskan bahwa Honor akan terus menghadirkan berbagai perangkat berbasis AI yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, fitur AI yang dikembangkan bukan hanya canggih, tetapi mudah digunakan dalam kehidupan pengguna. Beberapa fitur unggulan yang sudah tersedia antara lain Magic Portal, AI Eraser 2.0, AI Cutout dan AI Outpainting, hingga AI Translate.

Produk pertama yang diluncurkan mencakup Honor Magic V3, 200 Pro, X9c 5G, MagicBook Art 14, Pad 9, dan Pad X8a. Di kuartal kedua, Honor juga menghadirkan 400 dan HONOR 400 Lite ke pasar Indonesia. Disusul dengan Honor Pad Series yang terdiri dari Pad 10, Pad X9a, dan Pad X7.

"Mayoritas perangkat tersebut dilengkapi dengan teknologi AI terdepan," ungkapnya. Menurut Justin Li, fitur AI Honor di sepanjang 2025 terbukti berhasil digemari pengguna.

Fitur AI Imaging di Honor 400 menjadi salah satu yang paling menonjol. “Sepanjang 2025, fitur AI Imaging di Honor 400 menjadi salah satu yang paling menonjol. Teknologi seperti AI Image-to-Video, AI Eraser 2.0, AI Cutout, dan AI Outpainting menjadi fitur sangat digemari karena mampu menghasilkan potret berkualitas tinggi sekaligus membuka ruang kreasi yang lebih luas bagi pengguna dalam membuat konten,” kata Justin Li.

Secara keseluruhan, keberhasilan berbagai fitur itu tercermin dari meningkatnya frekuensi penggunaan yang signifikan dan respons positif dari para pengguna, yang melihat AI Honor sebagai solusi nyata untuk produktivitas dan kreativitas.

Ekspansi Jaringan Ritel dan Komitmen Layanan

Tidak hanya meluncurkan produk, Honor berkomitmen membangun infrastruktur penjualan dan layanan di seluruh Indonesia. Sejak peluncuran, perusahaan teknologi asal Tiongkok itu membuka Honor Experience Store di empat lokasi strategis, yakni Gandaria City, Bintaro XChange, Cibinong City Mall, Emporium Pluit Mall, dan segera hadir di Surabaya.

Store itu bukan sekadar toko biasa. Pelanggan dapat mencoba langsung semua produk Honor, mendapatkan konsultasi personal, dan menikmati layanan purnajual berkualitas tinggi. Konsep ini memastikan bahwa setiap customer journey: dari awareness hingga after-sales yang dirancang dengan sempurna.

Pihak Honor juga menyatakan bahwa respons konsumen terhadap Experience Store sangat positif. Kehadiran toko di lokasi-lokasi strategis dan premium di Jabodetabek membuat masyarakat semakin yakin bahwa HONOR berkomitmen penuh pada pasar Indonesia.

Banyak pengunjung mengapresiasi kesempatan untuk melihat dan mencoba langsung perangkat kami sebelum membeli, karena hal ini membantu membangun kepercayaan terhadap performa dan kualitas ekosistem AI HONOR.

“Kami juga mengutamakan pengalaman yang nyaman dan menyeluruh. Contohnya, Experience Store di Gandaria City tidak hanya menghadirkan rangkaian produk lengkap, tetapi juga menyediakan pusat layanan resmi dalam satu area. Pendekatan one-stop solution ini memudahkan konsumen untuk eksplorasi, pembelian, sekaligus mendapatkan dukungan purna jual tanpa harus berpindah tempat,” tuturnya.

Honor juga membuka 12 Authorized Service Center di berbagai lokasi di Indonesia dan menyediakan layanan Postal Service (perbaikan via pos) untuk pengguna di seluruh Indonesia. Kombinasi lokasi strategis, layanan terpadu, dan pengalaman yang dirancang human-centric inilah yang membuat Experience Store tampil berbeda dari kompetitor dan terus menarik lebih banyak pengunjung dari waktu ke waktu.

“Di Indonesia, pasar offline masih menjadi motor utama pembelian smartphone, lebih dari 80 persen transaksi terjadi secara offline,” pungkas Justin Li.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan