Honorer Teknis Terbanyak Diangkat PPPK Paruh Waktu, Tenaga Kependidikan Siap Jadi Penuh Waktu

Kehadiran PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Ponorogo

Pada akhir tahun 2025, kabupaten Ponorogo mengalami perubahan signifikan dalam status tenaga kependidikan (tendik). Banyak dari mereka yang sebelumnya bekerja sebagai honorer teknis kini telah resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan pengakuan terhadap kontribusi mereka selama ini.

Manan, salah satu honorer tendik yang kini menjadi ASN PPPK paruh waktu, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan bahwa tanggal 31 Desember 2025 merupakan momen istimewa yang ia anggap sebagai anugerah dari Tuhan. "Ini benar-benar menjadi nikmat dan anugerah Allah SWT," ujarnya kepada JPNN pada Sabtu (3/1/2026).

Selain bersyukur, Manan juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berupaya mewujudkan harapan dan perjuangan selama ini. Ia menyoroti peran penting pemerintah daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pendidikan, serta PGRI dalam proses penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menandai status baru mereka sebagai ASN PPPK paruh waktu.

"Penetapan status ini menjadi impian kami selama ini. Penurunan status dan peningkatan kesejahteraan merupakan hal yang sangat dinantikan," tambahnya.

Optimisme dari Para Penasehat

Nurul Hamidah, penasehat Forum Honorer Non Kategori 2 Indonesia (FHNK2I), turut merasa bahagia atas capaian yang diraih oleh teman-temannya di Ponorogo. Ia optimistis bahwa semua honorer di kabupaten tersebut akan tuntas dalam proses pengangkatan menjadi PPPK.

Nurul mengajak para PPPK paruh waktu untuk tetap bersyukur, meskipun ada di antara mereka yang usianya sudah tua dan tidak lama lagi akan pensiun. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, semangat dalam menjalankan tugas, serta mematuhi aturan dan proses yang berlaku.

"Semoga pemerintah tidak lama-lama segera meningkatkan status menjadi PPPK full time," harap Nurul.

Untuk PPPK yang saatnya mengajukan perpanjangan kontrak, Nurul juga mengajak agar bersabar. Menurutnya, pemerintah daerah sedang berusaha keras dalam memperjuangkan nasib PPPK.

Penjelasan Mengenai Formasi PPPK

Secara pribadi, Nurul mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Plt. Bupati Lisdiyarita serta BKPSDM yang telah berkontribusi dalam melayani dan memberikan kejutan bagi teman-teman tendik. Ia juga menyebutkan bahwa dari total 1.818 PPPK paruh waktu yang diangkat, mayoritas adalah formasi tenaga teknis sebanyak 1.724 orang, disusul tenaga kesehatan sebanyak 11 orang, dan guru sebanyak 83 orang.

"Info dari pemkab Ponorogo, per Januari ini, teman-teman akan menerima gaji sebagai ASN PPPK paruh waktu," pungkas Nurul Hamidah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan