
Performa Mengesankan Hugo Ekitike di Liverpool
Hugo Ekitike, striker berusia 23 tahun asal Prancis, baru-baru ini menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Liverpool. Pemain yang sebelumnya hanya mampu mencetak tiga gol dalam 17 penampilan, kini telah mencetak lima gol dalam empat laga terakhir. Dua dari gol tersebut dicetak saat melawan Brighton dan Leeds United, menunjukkan ketajaman yang luar biasa.
Di seluruh kompetisi musim 2025/2026, Ekitike menjadi salah satu pencetak gol terbanyak di Liga Inggris. Ia hanya kalah dari Erling Haaland dalam hal gol non-penalti yang dicetak oleh pemain Liga Inggris, dengan total 11 gol. Penampilannya di Liverpool juga cukup memuaskan, karena ia berhasil mencetak gol dalam tiga pertandingan pertamanya setelah pindah dari Eintracht Frankfurt.
Namun, performa Ekitike sempat mengalami penurunan akibat ketidakstabilan tim dan kedatangan Alexander Isak, yang merupakan pemain mahal. Meski begitu, saat ini Ekitike menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool dengan 11 gol dari 9,4 expected goals (xG) dan mencatatkan jumlah tembakan terbanyak di tim, yaitu 55.
Dengan absennya Isak karena cedera patah kaki dan Mohamed Salah yang sedang berpartisipasi dalam Piala Afrika, harapan kini tertuju pada Ekitike untuk terus menunjukkan performa terbaiknya. Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa ia perlu meyakinkan Ekitike untuk terus berjuang.
“Dia menunjukkan kerja keras yang luar biasa untuk mencapai tingkat kebugaran seperti sekarang ini. Kadang-kadang kami, termasuk saya, perlu sedikit diyakinkan bahwa semua ini sebenarnya diperlukan untuk menjadi lebih kuat, tetapi dia selalu melakukannya, tidak selalu dengan senyum di wajahnya, tetapi dia telah bekerja sangat keras untuk menjadi lebih bugar di dalam dan di luar lapangan,” ungkap Slot.
Strategi Bertahan dan Mencetak Gol
Slot juga menekankan pentingnya tidak kebobolan terlebih dahulu agar Liverpool dapat lebih mudah mencetak gol. “Saya juga sudah mencoba meyakinkannya. Semakin baik Anda bertahan dalam situasi bola mati, semakin besar peluang Anda untuk mencetak gol, karena jika skor masih 0-0, lebih mudah mencetak gol daripada jika Anda tertinggal 1-0. Mungkin terdengar aneh, tetapi itulah yang terjadi pada tingkat energi tim lawan. Agar kami dan dia bisa mencetak gol, penting bagi kami untuk tidak kebobolan dari bola mati,” tambah Slot.
Liverpool akan bertanding melawan Wolves, yang saat ini berada di posisi terbawah klasemen, pada hari Sabtu (27/12) pukul 22.00 WIB. Tim ini sedang dalam performa baik dengan enam pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi (W4 D2). Jika Ekitike berhasil mencetak gol dalam laga tersebut, ia akan mencatatkan sejarah sebagai pemain Liverpool pertama, selain Salah, yang mencetak gol dalam empat pertandingan Liga Inggris berturut-turut sejak Sadio Mane pada Februari 2019.
Kondisi Tim dan Harapan untuk Masa Depan
Kondisi tim Liverpool saat ini sangat bergantung pada performa Ekitike. Dengan cedera yang dialami oleh beberapa pemain utama, seperti Isak dan Salah, Ekitike memiliki kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Slot menyadari bahwa Ekitike harus terus berjuang dan membuktikan dirinya sebagai bagian penting dari skuad Liverpool.
Selain itu, Slot juga berharap bahwa Ekitike dapat terus meningkatkan performa dan menjadi andalan tim dalam beberapa pertandingan mendatang. Dengan kerja keras dan motivasi yang tinggi, Ekitike memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain terbaik di Liga Inggris.
Pertandingan melawan Wolves menjadi ujian berat bagi Ekitike, namun juga kesempatan emas untuk membuktikan dirinya. Jika ia mampu mencetak gol, maka ia akan menjadi bukti nyata bahwa ia layak menjadi bagian dari rencana jangka panjang Liverpool.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar