
DEMAK, nurulamin.pro–Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Senin (12/1/2026).
Banjir di Desa Wonorejo meluas hingga ke sejumlah permukiman warga, salah satunya Dukuh Kedung Banteng. Genangan air juga merendam akses jalan utama warga.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB menunjukkan genangan air di jalan raya Dukuh Kedung Banteng mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter. Titik terparah berada di wilayah RT 03 dan RT 08.
Warga Dukuh Kedung Banteng RT 03 RW 03, Nizam Khaerul (37), mengatakan banjir disebabkan oleh limpasan sungai di depan kampung yang bermuara ke Sungai Sipon sejak Kamis lalu.
Dampak tingginya curah hujan membuat air terus meluber dan mulai memasuki kawasan permukiman warga sejak Sabtu (10/1/2026).
“Kamis itu mulai limpas, terus Sabtu itu mulai masuk sini,” kata Nizam saat ditemui di lokasi, Senin.
Ia menuturkan, dalam tiga hari terakhir ketinggian air terus meningkat dan mulai memasuki rumah-rumah warga, terutama bangunan yang lantainya belum ditinggikan.
“Paling parah ini memang agak tinggi, kalau hujan terus bisa nambah lagi,” ujarnya.
Banjir Mulai Memasuki Rumah Warga
Sejauh ini, banjir mulai masuk ke rumah warga Dukuh Kedung Banteng, khususnya di RT dengan konstruksi bangunan yang lantainya belum ditinggikan.
“Rumah-rumah belakang, terus yang belum ditinggikan itu kena (banjir),” kata Ketua RT 03 Dukuh Kedung Banteng, Sugondo, saat ditemui di rumahnya.
Sugondo menjelaskan, ketinggian air yang masuk ke rumah warga bervariasi, mulai dari 10 hingga 20 sentimeter. Meski demikian, ia belum merinci jumlah rumah yang terdampak banjir.
Meskipun sejumlah rumah terendam, warga masih memilih bertahan dan belum mengungsi.
“Tidak (mengungsi) kalau masih seperti ini masih di rumah, kalau parah begitu ya baru ngungsi,” terangnya.
Sugondo menambahkan, banjir di Dukuh Kedung Banteng merupakan peristiwa yang kerap terjadi setiap tahun saat intensitas hujan tinggi.
“Iya sering, hujan tiga hari limpas ke sini,” ujarnya.
Warga pun berharap adanya penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Demak agar banjir di Dukuh Kedung Banteng tidak terus berulang setiap musim hujan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar