nurulamin.pro - Akademi Persib Bandung masih terlalu perkasa bagi lawan-lawannya pada ajang Hydroplus Soccer League 2025/2026 seri Bandung. Kali ini kemenangan tipis diraih atas Goal Aksis dengan skor 1-0. Bertanding di Lapangan Soegiri Infini Pusdikpom, Cimahi, Sabtu, 3 Januari 2026, gol tunggal lahir berkat sumbangsih Fatimah Isya Daud. Aksi pemain berposisi winger kiri ini membuahkan gol di menit ke-32.
Atas hasil ini, Akademi Persib Bandung makin kokoh memuncaki kompetisi putri usia dini tersebut. Tim asuhan Dian Nadia tersebut mendapat hasil sempurna dari tujuh pertandingan yang sudah dimainkan.
Dian menyebut pertandingan kali ini berjalan cukup ketat bagi anak asuhnya. Nyaris di sepanjang laga, kedua tim sama-sama bermain agresif dan tak memberi ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.
"Pertandingan hari ini seru sekali, ya. Anak-anak tampil dengan semangat yang luar biasa dan mereka bermain fighting, on fire dan benar-benar all out. Saya terus memberi motivasi agar mereka tidak mau kalah begitu saja," ujar Dian Nadia ketika ditemui usai laga.
Hydroplus Soccer League merupakan kompetisi untuk pesepakbola putri kelompok usia (KU) 15 serta 18. Untuk KU-18, ada delapan peserta yang berlaga dan Akademi Persib sendiri melaju dengan mulus selama separuh musim ini.
Meski begitu, Dian Nadia menolak anggapan mengenai adanya ketimpangan antar tim di ajang ini. Setiap klub punya keunggulan masing-masing dan ini tentu bagus untuk perkembangan sepakbola putri ke depan.
"Justru lewat kompetisi ini potensi sepakbola putri makin terlihat. Tiap tim punya pemain-pemain bagus yang bisa menjadi potensi besar untuk regenerasi di tim nasional," kata dia menjelaskan.
"Jadi menurut saya, tidak ada ketimpangan. Masing-masing tim punya skema dan karakter permainan yang berbeda. Ada yang menonjol di sisi teknik, ada juga yang unggul di semangat dan kerja sama tim," imbuh dia.
Menilik dari performa separuh musim. Akademi Persib jadi tim yang paling berpeluang untuk lolos ke babak nasional. Namun menurutnya evaluasi dan pembenahan harus terus dilakukan karena rintangan di depan itu akan lebih sulit.
"Akademi Persib harus terus berlatih lebih keras lagi. Kalau kita lihat dari statistik gol, yang di Jakarta misalnya, ada tim yang mencetak gol hingga belasan bahkan puluhan. Jadi anak-anak Persib itu harus terus meningkatkan kemampuan agar nanti bisa bersaing di tingkat nasional," pungasnya Dian.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar