ICMI Kembangkan Desa Cendekia di Majalengka, Ini Tujuannya

ICMI Kembangkan Desa Cendekia di Majalengka, Ini Tujuannya

Visi ICMI Orda Majalengka dalam Membangun Desa Cendekia

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Majalengka menunjukkan komitmennya untuk berperan aktif dalam memperkuat pembangunan di Kabupaten Majalengka. Salah satu inisiatif utamanya adalah konsep Desa Cendekia, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.

Desa Cendekia merupakan sebuah laboratorium sosial yang fokus pada peningkatan kualitas masyarakat desa. Konsep ini diharapkan menjadi langkah awal dalam percepatan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan. Menurut Prof Sutarman, Ketua ICMI Korwil Jawa Barat, perubahan harus dimulai dari hal-hal kecil dan terukur.

"Kita akan mulai dari hal yang terkecil, fokus membangun dari desa, setelah itu melompat ke desa lainnya dan pada akhirnya hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten," ujarnya saat acara pengurus ICMI dari 26 Organisasi Satuan (Orsat) kecamatan dan empat Orsat perguruan tinggi, Jum'at (12/12/2025).

Dalam program Desa Cendekia, beberapa sektor strategis akan menjadi fokus utama. Pertama, pembinaan kesadaran pendidikan agar rata-rata lama sekolah di desa tersebut dapat meningkat secara signifikan. Kedua, pemantauan kesehatan masyarakat untuk menjaga capaian zero net stunting dan meningkatkan angka harapan hidup.

Selain itu, penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan komoditas lokal juga menjadi bagian dari program ini. Pendampingan terhadap BUMDes dan Koperasi Merah Putih juga diperlukan agar mereka lebih berdaya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Pengelolaan lingkungan hidup, terutama penanganan sampah dan edukasi masyarakat, juga menjadi prioritas.

Kehadiran Desa Cendekia diharapkan menjadi pemantik agar visi Majalengka Langkung Sae tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar terimplementasi dalam kehidupan nyata.

Rakorda ICMI Orda Majalengka untuk Penguatan Kapasitas

Rakorda kali ini diikuti oleh ketua, sekretaris, dan bendahara dari setiap Orsat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas ICMI di masa depan. Ketua ICMI Orda Majalengka Diding Bajuri menjelaskan bahwa penguatan organisasi menjadi pijakan agar ICMI mampu bekerja secara sistematis dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

ICMI Majalengka memiliki masa bakti hingga 2027 dan akan terus mendorong program-program yang menjadikan ICMI sebagai mitra sanding pemerintah daerah. Rakorda membahas isu-isu strategis yang akan menjadi masukan bagi para pengambil kebijakan.

"ICMI tidak hanya hadir memberi kritik, tetapi juga menawarkan solusi yang berbasis kajian dan kepakaran," tegas Diding.

Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi ICMI dalam penguatan kapasitas masyarakat dan pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan kalangan cendekiawan sangat diperlukan dalam membangun Majalengka ke depan.

"ICMI memiliki posisi penting dalam memperkaya gagasan, memperkuat inovasi, dan memberikan masukan strategis bagi pemerintah daerah," ujarnya.

Dena berharap Rakorda ini dapat menghasilkan rekomendasi yang selaras dengan visi pembangunan Majalengka Langkung Sae, serta memperkuat partisipasi masyarakat di berbagai sektor pembangunan.

"Kami harapkan ICMI Majalengka menjadi rumah gagasan, pusat kepakaran," katanya.

Program Desa Cendekia yang Berorientasi pada Pembangunan Berkelanjutan

Program Desa Cendekia mencakup berbagai aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan. Selain pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi melalui BUMDes dan koperasi juga menjadi fokus utama. Dengan adanya dukungan dan pendampingan, diharapkan masyarakat bisa lebih mandiri dan sejahtera.

Pengelolaan lingkungan hidup juga menjadi bagian dari program ini. Penanganan sampah dan edukasi masyarakat tentang lingkungan akan dilakukan secara terus-menerus. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, program ini juga akan berfokus pada pemanfaatan potensi lokal, seperti komoditas pangan dan sumber daya alam lainnya. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga bisa meningkatkan kualitas hidup mereka.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan