
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada penutupan perdagangan saham siang ini, Jumat (12/12). IHSG sesi I mengalami kenaikan sebesar 38,636 poin atau 0,45 persen, dengan posisi akhirnya berada di angka 8.659,116. Sementara itu, indeks LQ45 mengalami penurunan sebesar 1,177 poin (0,14 persen) menjadi 845,908. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 313 saham mengalami kenaikan, 339 saham turun, dan 144 saham stagnan.
Frekuensi transaksi saham tercatat sebanyak 1.779.537 kali dengan total volume perdagangan mencapai 31,288 miliar saham senilai Rp 16,262 triliun. Hal ini menunjukkan aktivitas pasar yang cukup dinamis meski tidak terlalu tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Beberapa saham yang menjadi pendorong kenaikan indeks atau top gainers siang ini antara lain:
- Citatah Tbk (CTTH) naik 42 poin (25,93 persen) ke harga 204.
- Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) meningkat 52 poin (24,30 persen) menjadi 266.
- Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) bertambah 200 poin (20,30 persen) hingga mencapai 1.185.
- Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) naik 24 poin (14,04 persen) menjadi 195.
- Archi Indonesia Tbk (ARCI) meningkat 190 poin (13,82 persen) ke 1.565.
Nilai tukar rupiah juga mengalami penguatan siang ini. Rupiah menguat sebesar 33,00 poin (0,20 persen) terhadap dolar AS, dengan posisi terakhirnya di Rp 16.643.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami kenaikan sebesar 357,300 poin (0,72 persen) menjadi 50.507,800.
- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 348,330 poin (1,36 persen) ke posisi 25.878,839.
- Indeks SSE Composite di China mengalami penurunan sebesar 1,540 poin (0,04 persen) menjadi 3.871,780.
- Indeks Straits Times di Singapura meningkat 55,00 poin (1,22 persen) ke 4.575,830.
Pergerakan bursa saham di kawasan Asia secara umum menunjukkan tren positif, meskipun ada beberapa indeks yang mengalami penurunan. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun internal, seperti sentimen pasar global dan pergerakan nilai tukar mata uang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar